Wabah Flu di Amerika Serikat Memburuk
Kesehatan

Wabah Flu di Amerika Serikat Memburuk

Wabah flu memburuk selama sepekan terakhir ini di Amerika Serikat. Banyak warganya pergi ke dokter dan dirawat di rumah sakit. Menurut seorang pejabat kesehatan setempat. Jumlahnya diperkirakan menembus angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Dalam situs reuters.com (5/2/2018), sebanyak 16 anak-anak meninggal karena flu pada minggu yang berakhir 27 Januari, sehingga jumlah kematian anak-anak mencapai 53 orang untuk musim ini.

Dari setiap 100.000 orang, diperkirakan 51,4% telah dirawat di rumah sakit karena flu, melebihi angka pada musim terakhir yang parah pada 2014-2015, ketika 710.000 orang dirawat di rumah sakit dan 148 anak meninggal. Orang dewasa yang berusia 65 atau lebih tua dirawat inap yang paling banyak, diikuti oleh mereka yang berusia 50 sampai 64 tahun dan anak di bawah 5 tahun.

“Sejauh ini, tingkat kumulatif rawat inap adalah yang tertinggi sejak kami mulai melacak dengan cara ini,” kata Dr. Anne Schuchat, direktur utama Centers for Disease Control and Prevention kepada wartawan dalam jumpa pers. “Kami khawatir tahun ini mungkin akan lebih buruk dari 2014-2015.”

Amerika Serikat sudah memasuki 10 minggu di musim dingin ini. Musim ini diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan lagi. Dalam musim ini, biasanya banyak yang menderita flu.

Strain yang dominan selama musim flu ini adalah jenis yang sangat buruk yang disebut influenza A (H3N2) yang di masa lalu dikaitkan dengan penyakit dan kematian yang parah, terutama pada orang tua dan muda.

Schuchat ditunjuk sebagai direktur CDC awal pekan ini setelah Dr. Brenda Fitzgerald mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena konflik kepentingan finansial, termasuk pembelian tembakau dan persediaan kesehatan saat bertugas.

Flu menyebar luas di 48 negara bagian, turun dari 49 pekan lalu, dengan Oregon melaporkan aktivitas flu yang kurang, kata CDC.

“Kami belum keluar dari masalah,” kata Schuchat. Ia lalu menganjurkan agar orang sakit harus tinggal di rumah untuk menghindari transmisi virus ke orang lain, sering mencuci tangan dan menutup mulut saat terbatuk-batuk atau bersin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *