Vitamin D Bisa Membasmi Kanker

Vitamin D Bisa Membasmi Kanker

Selama ini vitamin D – bersama kalsium — dikenal sebagai obat osteoporosis. Namun kabar baik terbaru mengabarkan bahwa vitamin D juga bisa dimanfaatkan untuk membasmi kanker payudara. Adalah Dr. Lagu Yao, peneliti pada Roswell Park Cancer Institute di Buffalo di New York, Amerika Serikat yang menunjukkan bukti baru.

Dalam situs medicalnewstoday.com (10/11/2016), ia dan koleganya menganalisis data dari 1.666 wanita yang didiagnosis kanker payudara. Para pasien itu telah berpartisipasi dalam Riset Permulaan, yang sudah digelar sejak 2006.

Rata-rata usia pasien dipantau adalah 58,7 tahun. Secara keseluruhan, setengah dari pasien yang kekurangan vitamin D, dan lebih dari sepertiga memiliki tingkat cukup vitamin D.

Peneliti melihat kadar vitamin D biomarker 25-hydroxyvitamin D (25OHD) pada saat diagnosis. Pasien diperiksa untuk komorbiditas dan kesehatan secara keseluruhan secara berkala: 12, 24, 48, 72, dan 96 bulan.

Para peneliti menganalisis data selama lebih dari setahun, dari tanggal 5 Januari 2014, dengan tanggal 15 Maret 2015, dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal JAMA Oncology.

Para peneliti menemukan kadar biomarker vitamin D lebih rendah pada wanita dengan tumor stadium lanjut. Tingkat terendah ditemukan pada wanita premenopause dengan kanker triple-negatif. Kanker payudara triple-negatif adalah jenis kanker yang menguji negatif untuk reseptor estrogen, reseptor progesteron, dan protein HER2.

Selain itu, tingkat 25OHD juga berbanding terbalik dengan perkembangan penyakit dan tingkat kematian. Tingkat yang lebih rendah dari 25OHD dikaitkan dengan stadium yang lebih tinggi tumor dan kelas. Wanita dengan tingkat tertinggi 25OHD memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi secara keseluruhan.

Tingkat 25OHD juga meningkat secara proporsional dengan vitamin D diet dan asupan tambahan. “Temuan kami memberikan bukti pengamatan yang menarik bagi asosiasi terbalik antara tingkat vitamin D dan risiko pengembangan kanker payudara dan kematian,” kata Lagu Yao.

Kanker payudara merupakan salah jenis kanker yang banyak diidap wanita selain kanker serviks. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Amerika Serikat (CDC) melaporkan bahwa sekitar 220.000 wanita didiagnosa kanker payudara setiap tahun. Pada 2013, sebanyak 230.815 wanita didiagnosis kanker payudara, dan 40.860 meninggal karena penyakit ini.

Temuan Lagu Yao terbilang baru. Beberapa studi sebelumnya semula melihat calcitriol — metabolit aktif vitamin D – sebagai zat anti kanker. Itu dikuatkan lewat studi pada tikus. Calcitriol dapat menghambat proliferasi dan pertumbuhan sel kanker, mengurangi tumor pembentukan pembuluh darah, dan menstimulasi kematian sel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *