Minggu-minggu menjelang dan sesudah Imlek selalu identik dengan hujan yang awet bertahan dari pagi hingga malam. Namun, cuaca yang kurang bersahabat tidak harus menjadi penghalang aktivitas sehari-hari. Dengan jaket hujan yang tepat, siapapun bisa tetap melintasi kota dengan nyaman dan aman.

Berbagai model jaket hujan disediakan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup yang berbeda-beda, mulai dari pengendara motor hingga mereka yang harus bekerja di luar ruangan. Model panjang atau pendek, dengan atau tanpa hoodie, sebaiknya setiap orang memilih jaket hujan yang benar-benar cocok dengan kebutuhan mereka tersendiri.

Jadi, model jaket hujan apa saja yang tersedia di luar sana dan siapa yang cocok menggunakan setiap model tersebut? Dalam keterangan persnya (31/1/2019), Timberland, produsen jaket hujan dengan Durable Water Repellent (DWR) yang membantu menahan air, berbagi tips untuk memilih jaket yang sesuai dengan keseharian setiap orang.

  1. Jaket ‘windbreaker’ untuk melindungi pengendara motor dari terpaan angin. Jaket windbreaker adalah jaket yang terbuat dari bahan tipis namun mampu untuk menahan terpaan angin dingin dan hujan ringan. Jaket model ini umumnya mempunyai bagian leher yang tinggi dan bisa diritsleting, serta karet di bagian lengan tangan dan pinggang. Karena jaket ini ringan namun bisa melindungi pemakai dari angin, jaket hujan model windbreaker cocok untuk pengendara motor. Pengendara motor dapat dengan mudah melipat dan menyimpan jaket di bawah jok dan mengeluarkannya saat hujan mulai turun.
  2. Jaket ‘anorak’ untuk berolahraga di luar ruangan. Jaket anorak adalah jaket yang panjangnya hingga pinggang atau lebih, serta lengkap dengan hoodie, atau penutup kepala. Jaket anorak sangat ringan karena tidak memiliki lapisan tebal di bagian dalam ataupun bulu di bagian kerah. Model jaket anorak yang panjang namun ringan membuatnya cocok untuk mereka yang suka berolahraga di luar ruangan, seperti berlari, meskipun cuaca tidak menentu. Jaket anorak bisa dilipat dan disimpan dengan ringkas dalam tas punggung ketika hujan berhenti karena jaket ini tidak banyak memakan tempat.
  3. Jaket ‘bomber’ untuk dalam dan luar kantor. Jaket model bomber kini datang dalam berbagai siluet, termasuk gembung dan potongan ramping. Jaket bomber biasanya berukuran pas di pinggang dan mempunyai kerah yang terbuat dari bahan karet, namun tidak memiliki hoodie. Tergantung bahan, potongan, dan padu-padan, jaket bomber bisa terlihat santai dan juga elegan. Ini yang membuat jaket bomber cocok bagi mereka yang menginginkan jaket multiguna, bahkan bisa digunakan di dalam kantor yang dingin karena AC.
  4. Jaket ‘parka’ agar bagian kaki juga terlindungi.Jaket ‘parka’ mirip dengan anorak tapi yang membedakannya dengan anorak adalah jaket model ini memiliki lapisan dalam, atau terbuat dari bahan sintetis, yang menjaga agar tubuh tetap hangat. Karena itu, jaket parka adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin tetap hangat, selain kering. Jaket parka yang panjang hingga lutut juga memberi pemakainya sentuhan gaya selama potongannya tidak terlalu longgar, khususnya di bagian pinggang dan pinggul.