Ini Pemenang Shell LiveWIRE Energy Solutions

Kompetisi Shell LiveWIRE Energy Solutions yang dimulai sejak Agustus tahun lalu melalui serangkaian bootcamp/pelatihan bagi para wirausaha muda terpilih mencapai babak akhir.

Tim juri memutuskan tiga wirausaha bidang energi terbaik yaitu RESIKEL GLOBAL PRIMER sebagai wirausaha muda terbaik pertama dengan inovasinya berupa mesin pyrolizer yang dapat mengubah plastik menjadi bahan bakar konversi 70%.

Wirausaha muda bidang energi terbaik kedua adalah  BIOPE, yang berhasil mengembangkan reaktor biogas dengan harga terjangkau. Adapun tim ECOBIOGAS dengan inovasi berupa pengolahan sampah organik semi otomatisnya berhasil terpilih sebagai wirausaha muda bidang energi terbaik ketiga.

Atas prestasinya tersebut, para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa dana pengembangan bisnis masing-masing senilai Rp.125 juta, Rp 50 juta rupiah dan Rp30 juta untuk juara 1, 2 dan 3.

Adapun pengumuman dan pemberian penghargaan “Shell LiveWIRE Energy Solutions 2019” dilakukan oleh Presiden Direktur PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi dengan disaksikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), F.X. Sutijastoto mewakili Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI,  Arcandra Tahar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa 16/04).

Darwin Silalahi, Presiden Direktur Shell Indonesia mengatakan, pihaknya memiliki peran yang konstruktif dalam mendukung upaya meningkatkan akses terhadap energi, terutama di wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan salah satunya melalui program Shell LiveWIRE Energy Solutions.

“Kami berharap partisipasi para wirausaha muda Indonesia di program ini dapat turut mendorong lahirnya ide dan inovasi teknologi untuk mengembangkan energi alternatif, sekaligus mengembangkan kewirausahaan di bidang energi di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan persnya (16/4/2019).

Shell sebagai perusahaan energi global berkomitmen untuk dapat membantu memenuhi peningkatan kebutuhan dunia terhadap energi dengan cara yang bertanggung jawab secara ekonomi, lingkungan dan sosial.

Dalam upaya tersebut, Shell secara aktif melakukan berbagai terbosan dan menjalin kerjasama dengan banyak pihak, termasuk dengan pemerintah, kalangan industri,  Lembaga Swadaya Masyarakat dan anak-anak muda sebagai agen perubahan.

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Shell Indonesia guna mewujudkan komitmen ini adalah dengan menggelar program kompetisi “Shell LiveWIRE Energy Solutions 2019”.

Kategorisasi ide dan/atau bisnis energi yang dilombakan adalah Bahan bakar/sumber energi yang dapat mencakup biodiesel, bioetanol, budidaya bahan baku biomassa, pemanfaatan biogas; listrik yang mencakup pengembangan/pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan (EBT), jasa konsultasi, jasa maintenance.

Selain itu juga soal efisiensi energi yang mencakup perangkat listrik hemat energi, aplikasi efisiensi energi (Internet of Things), dan lainnya seperti jasa riset dan pengembangan.

Karya-karya dari para wirausaha muda Shell liveWIRE Energy Solutions membuktikan bahwa ternyata kepedulian akan kondisi di sekitar kita bisa menjadi sumber solusi untuk menjawab tantangan besar transisi energi di masa depan.

“Kami ingin terus mendukung perjalanan mereka agar menjadi wirausaha tangguh dan katalis perubahan untuk membangun dunia menjadi lebih baik,” kata Darwin.

Sementara Arcandra Tahar dalam sambutan yang dibacakan oleh FX Sutijoso  menyampaikan apresiasi kepada Shell Indonesia yang telah menggelar program Shell LiveWIRE Energy Solutions. 

”Kami sangat menyambut baik program yang diselenggarakan oleh Shell Indonesia dalam pengembangan kewirausahaan di bidang energi. Indonesia mempunyai banyak keistimewaan, kita memiliki jumlah penduduk yang besar serta kekayaan alam yang merupakan potensi besar dijadikan sebagai sumber energi terbarukan seperti angin, air, matahari dan bahkan limbah buangan, semua ini dapat dimanfaatkan untuk menjadi baku sumber energi”

Kegiatan seperti yang dilaksanakan oleh Shell ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan peran energi baru, terbarukan (EBT) untuk mengelola energi nasional sebesar 23% di tahun 2025.

Melalui program Shell LiveWIRE Energy Solutions, anak-anak muda Indonesia ditantang untuk melahirkan ide dan inovasi dengan memanfaatkan semua potensi yang ada, sehingga tercipta solusi-solusi baru yang visible untuk di implementasikan dan dapat di akses oleh semua masyarakat.

Sementara itu, Luca Cada Lora dari tim Resikel Global Polimer mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan bahagia karena bisnis kami berhasil memperoleh penghargaan dan menjadi pemenang pertama di ajang Shell LiveWIRE Energy Solutions 2019.

“Pengalaman kami selama empat bulan di program ini membantu menajamkan kemampuan bisnis kami sehingga dapat dikembangkan untuk tujuan komersial serta memberikan manfaat lebih besar kepada lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Resikel adalah sebuah start-up yang menciptakan teknologi pyrolizer yang mengubah sampah organik dan non-organik menjadi bahan bakar padat dan cair serta insinerator untuk mengurangi volume sampah secara terkontrol dan signifikan.

Hal lain diungkapkan oleh Izza Auliya Amukholidi dari tim BIOPE yang berhasil terpilih sebagai pemenang kedua. “Bisnis kami berangkat dari kepedulian kami terhadap masalah pengelolaan limbah peternakan yang dialami para peternak sapi di desa kami di Banyuwangi,” katanya.

Melalui program Shell LiveWIRE Energy Solutions, pihaknya mendapatkan dukungan untuk mengembangkan produk reaktor biogas kami sehingga bisa lebih mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Sementara tim Ecobiogas yang diwakili oleh Laila Sabrina mengatakan, motivasinya di awal memulai usaha ini adalah menciptakan solusi untuk membantu masyarakat perkotaan dalam pengelolaan sampah organik dari industri dalam bentuk alat pengolah sampah organik semi-otomatis menjadi biogas yang dilengkapi dengan smart monotoring system sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Timnya tak menyangka ide ini bisa membawa kami sebagai pemenang ketiga Shell LiveWIRE Energy Solutions. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari Shell LiveWIRE Energy Solutions karena menurut kami program ini tak hanya sebuah kompetisi biasa, namun juga mampu meningkatkan wawasan dan kompetensi kami dalam hal bisnis energi untuk berkontribusi dalam menjawab persoalan energi dunia yang menjadi tantangan kita semua,” ucap Laila.

Tiga inovator bisnis energi terbaik yaitu Resikel Global Polimer, BIOPE dan Ecobiogas adalah bagian dari 12 peserta yang berhasil masuk dalam babak akhir (final) atau Pitching ajang Shell LiveWIRE Energy Solution.

Adapun sembilan nama lainnya yang masuk dalam babak final ajang kompetisi ini yaitu Aubitor (inovasi: instalasi biogas khusu rumah tangga), BerbagiListrik (inovasi: penyediaan akses energi untuk desa-desa secara gratis), Bionika (inovasi: penyedia alat optimasi biorektor untuk optimalisasi gas metana sebagai bahan dasar biogas), dan Bawor Energy  (inovasi: briket dari hasil limbah).

Finalis-finalis lainnya adalah  Carbon Research Technology Indonesia (inovasi: Social enterprise berupa penyediaan energi briket), Crowd Solar Farming (inovasi: pelayanan pembuatan panel surya), Energy Hub (inovasi: platform online “one stop solution” yang mempertemukan antaracalon pengguna dan penyedia teknologi panel surya sebagai energi alternatif).

Kemudian, Homs (Inovasi: produk Internet of Things (IoT) yang berfungsi untuk memfasilitasi manajemen penggunaan energi listrik bagi masyarakat di Indonesia dan Pasar Surya Atap (inovasi: membangun integrated marketplace untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atas (PLTS Atap). (asw)