Tamsulosin: Obat Prostat Pemecah Batu Ginjal

Tamsulosin: Obat Prostat Pemecah Batu Ginjal
Tamsulosin: Obat Prostat Pemecah Batu Ginjal

Selama ini, pasien yang menderita batu ginjal harus menghadapi terapi yang lumayan berat. Jika batunya masih berukuran kecil, maka cukup dilase dengan ESWL. Namun bila sudah membesar, operasi pengambilan batu harus dilakukan. Nah, kini ada kabar baru dari Australia. Batu ginjal didihancurkan dengan obat tamsulosin.

Tamsulosin sebelumnya dikenal sebagai obat untuk pembesaran kelenjar prostat. Namun peneliti dari Townsville Hospital, Asutralia menemukan manfaat baru dari obat tadi. Itu diperoleh setelah dilakukan uji klinis di 5 lima unit gawat darurat rumah sakit di negeri Kanguru. “Dari lebih dari 400 pasien dalam uji coba ini, kami menemukan orang-orang yang menerima tamsulosin terbebas dari batu ginjal besar, daripada mereka kelompok plasebo,” ujar Dokter Jeremy Furyk. .

Menurut Furyk, jutaan penduduk Australia, menderita penyakti batu ginjal. Hingga 15 persen dari populasi orang dewasa Australia dan 1 di 11 orang di Amerika Serikat menderita batu ginjal, dari berbagai ukuran. Yang berukuran pasir sekali pun amat menyiksa untuk melewati saluran kemih. “Hal ini dapat sangat menyakitkan bil ada kristal mineral,” kata Furyk.

Dengan adanya hasil riset itu dan bila tamsulosin sudah bisa digunakan, berarti pasien batu ginjal besar mungkin tidak perlu perawatan lebih rumit termasuk operasi lagi. “Kami sangat senang karena pengobatan Tamsulosin juga dapat memungkinkan pasien untuk dirawat lebih dekat ke rumah daripada membutuhkan rujukan ke pusat utama.”

EMF Australasia memberikan lebih dari Aus$ 270.000 untuk mendukung penelitian Dr Furyk ini, melalui Queensland Program Penelitian, yang didanai oleh Departemen Kesehatan, Pemerintah Negara BagianQueensland.

Ketua EMF Australasia Chair, Professor Sally McCarthy mengatakan penelitian ini memiliki potensi untuk membantu jutaan orang Australia yang menderita dengan kondisi yang sangat menyakitkan ini. “Hal ini juga mungkin memiliki implikasi bagi pasien yang tinggal di pedesaan dan daerah daerah, di mana akses ke urolog – dokter spesialis yang mengobati kondisi ini -. Dapat terbatas”

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*