Rudal Jatuh ke Arab Saudi, AS dan Arab Saudi Bereaksi
Politik

Rudal Jatuh ke Arab Saudi, AS dan Arab Saudi Bereaksi

Serangan peluru kendali (rudal) ke dalam wilayah Arab Saudi mendapat respon dari Amerika Serikat (AS). Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley, menyatakan bahwa berdasarkan informasi dari Arab Saudi, rudal yang diluncurkan ke sana, merupakan rudal Qiam dari Iran. Rudal tersebut diduga diluncurkan oleh milisi Houthi dukungan Iran.

Haley menyebut pasokan rudal ke milisi Huthi menunjukkan bahwa Garda Revolusi Iran telah melanggar dua resolusi PBB di Yaman dan Iran. Dia mengatakan sebuah rudal ditembak jatuh ke Arab Saudi pada hari Sabtu pekan lalu, “mungkin juga berasal dari Iran.”

Ia pun meminta PBB bereaksi. “Kami mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mitra internasional untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminta pertanggungjawaban rezim Iran atas pelanggaran ini,” kata Haley. Tidak segera jelas tindakan apa yang diminta Amerika Serikat.

Rudal tersebut bisa dianggap sebagai agresi militer langsung bisa mendorong terjadinya perang.Duta besar Saudi untuk PBB Abdallah Al-Mouallimi sependapat dengan Haley. Mouallimi telah berkirim surat kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Selasa (7/11/2017). Arab Saudi akan mengambil tindakan yang tepat untuk menanggapi tindakan teroris ini.

Sementara itu, Duta Besar Iran untuk PBB, Gholamali Khoshroo juga menulis surat kepada Dewan Keamanan dan Guterres pada hari Selasa, menolak tuduhan Arab Saudi sebagai tidak berdasar. “Iran menyerukan pengekangan dan kebijaksanaan sendiri daripada provokasi dan ancaman yang dapat membawa ketidakstabilan lebih lanjut ke wilayah yang sudah tidak stabil ini,” tulis Khoshroo dalam suratnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *