Prodia Luncurkan Produk Deteksi Dini Down Syndrome

PT Prodia Widyahusada Tbk yang dikenal dengan Laboratorium Klinik Prodia kini memiliki fasilitas tes baru. Namanya: ProSafe. ProSafe merupakan salah satu tes pemeriksaan unggulan untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin dengan menggunakan sampel darah ibu hamil.

Kelainan kromosom pada janin tersebut dapat dideteksi sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Kelainan kromosom yang paling sering terjadi seperti Down Syndrome, Patau Syndrome, Edward Syndrome, Klinifelter Syndrome, dan Turner Syndrome dapat dideteksi dengan ProSafe besutan Prodia ini.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan bahwa peluncuran ProSafe sejalan dengan visi Perseroan menuju Next Generation Healthcare Provider. Prodia, katanya, berkomitmen untuk selalu berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. “Kami akan terus melengkapi tes pemeriksaan yang ada di Prodia agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat serta terus mengedepankan competitive advantages yang dimiliki Prodia,” kata Dewi seperti dalam rilisnya (6/11/2017).

Dari beberapa kelainan kromosom tersebut, salah satu kelainan kromosom yang sering terjadi adalah Down Syndrome. Down Syndrome merupakan kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental anak disebabkan dari kelainan perkembangan kromosom. Kromosom adalah unit genetik yang terdapat dalam setiap inti sel pada semua makhluk hidup yang disusun oleh DNA dan protein.

Pada orang normal dalam dirinya hanya terdapat dua kromosom 21, sedangkan penderita Down Syndrome memiliki tiga kromosom 21. Kelebihan kromosom inilah yang menjadi ciri dari Down Syndrome atau yang dikenal dengan istilah Trisomi21. Dengan tes ProSafe ini, kelainan kromosom penyebab Down Syndrome sudah dapat diketahui sejak masih berada di dalam kandungan.

Direktur Pemasaran Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati menambahkan bahwa ProSafe dikerjakan dengan menggunakan teknologi terbaru Next Generation Sequencing (NGS) dari Illumina, San Diego – Amerika Serikat. “Dengan sequencing yang lebih luas, ProSafe memiliki tingkat akurasi 99.99%, katanya.

ProSafe merupakan non-invasive prenatal test (NIPT) bagi ibu hamil dengan menggunakan darah ibu, sehingga janin aman dan ibu nyaman. Hal yang paling menguntungkan adalah ProSafe tetap dapat memberikan akurasi hasil yang baik pada kehamilan kembar.

Lebih lanjut, Indriyanti mengatakan bahwa ProSafe sudah dapat dilakukan sejak usia kehamilan 10 minggu. Di negara yang sudah berkembang, pemeriksaan NIPT telah menjadi mandatori bagi semua wanita hamil tanpa membedakan usia.

Fasilitas tersebut kini tersedia di Prodia di kota Bandung, Denpasar, Batam, Jakarta dan sekitarnya. Direncanakan pada awal tahun 2018, seluruh cabang Prodia dapat melayani tes pemeriksaan ProSafe kepada pelanggan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *