Pertumbuhan Farmasi Akan Membaik Seiring Adanya BPJS Kesehatan
Berita

Pertumbuhan Farmasi Akan Membaik Seiring Adanya BPJS Kesehatan

Menurut data IMS Health, pasar Industri farmasi tumbuh 7,49 persen hingga kuartal keempat tahun 2016, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,92%.

Dalam jumpa pers yang digelar Restoran Locanda, JL Sudirman, Jakarta Pusat, International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) memperkirakan pertumbuhan ini akan terus melaju di tahun 2017 dan seterusnya.

Salah satu faktor pendorong tumbuhnya industri farmasi adalah meluasnya jangkauan kepesertaan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan yang mencapai 175 juta anggota hingga bulan Maret 2017, 66 persen dari keseluruhan populasi di Indonesia.

Hal ini juga didukung dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjadikan industri farmasi sebagai salah satu industri prioritas di Indonesia, salah satunya adalah dengan meluncurkan Roadmap Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, pada akhir bulan Februari 2017 lalu.

Wakil Ketua Umum IPMG, Evie Yulin, mengatakan bahwa semakin luasnya jangkauan JKN kepada masyarakat, berarti semakin banyak masyarakat di Indonesia yang kini memiliki akses pada pelayanan kesehatan. “Hal ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan konsumsi obat dan perkembangan industri farmasi secara keseluruhan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *