Kompetisi LaLiga Paling Populer di Tiga Negara Ini

Minat terhadap sepak bola serta jumlah penggemar memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan di Tiongkok, India dan Indonesia. Hal ini dibuktikan lebih lanjut dengan kuatnya citra merek LaLiga. Kenyataan ini menunjukkan betapa olahraga dan kompetisi sepak bola Spanyol berhasil mengokohkan kehadirannya di pasar utama di Asia.

Hasil tersebut merupakan bagian dari temuan risaet yang dilakukan oleh firma riset pasar GfK dalam studi yang dilakukan untuk LaLiga yang menganalisis evolusi sepak bola dan LaLiga di 10 negara, termasuk Tiongkok, India dan Indonesia – semua pasar strategis yang dianggap relevan untuk pengembangan sepak bola dan kompetisi Spanyol.

Seperti dalam keterangan persnya (10/4/2019), penelitian di Asia terdiri dari 5.000 wawancara online, yang masing-masing berlangsung selama 15 menit, dengan para pengguna internet berusia antara 16 dan 69 tahun, yang mewakili populasi pengguna internet disetiap negara, selama periode November 2017 dan November 2018.

Hasilnya, ketertarikan terhadap sepak bola dan jumlah penggemar sedang meningkat Lebih dari setengah responden di tiga negara tersebut menyatakan bahwa mereka “sangat tertarik” dengan sepak bola.

Tingkat ketertarikan telah tumbuh sebesar 7 persen pada periode penelitian, meningkat dari 45% menjadi 52% dari total responden. Terutama yang menonjol adalah pertumbuhan di Indonesia, dengan peningkatan lebih dari sembilan persen untuk mencapai 59%, serta di Tiongkok, dimana peningkatan tujuh persen menempatkannya pada 43%. Meskipun lebih moderat di India, ketertarikan juga naik empat persen menjadi 53%.

Selain itu, sepak bola mempertahankan posisi teratas dalam peringkat olahraga favorit diantara responden yang paling memiliki minat pada olahraga: Di Tiongkok, sepak bola adalah olahraga terfavorit bersama dengan basket, di Indonesia, sepak bola menempati posisi pertama, dan di India itu adalah olahraga favorit 2 kedua setelah kriket.

LaLiga dinilai sangat positif sebagai sebuah kompetisi Sebagaimana halnya merek-merek komersial yang perlu diingat oleh para calon pelanggan, maka sebagai suatu merek olahraga, LaLiga perlu memperkuat kehadiran di hati dan pikiran masyarakat sebagai langkah pertama menuju preferensi mereka.

Oleh karena itu, perlu diukur sejauh mana orang-orang mengingat merek LaLiga, demi untuk meningkatkan jumlah penggemar di Tiongkok, Indonesia dan India. Ketika diukur secara profesional, ini disebut “tingkat kesadaran” dan itu digambarkan sebagai organik karena responden tidak diminta dengan cara apa pun untuk “melatih” ingatan mereka.

Dan inilah mengapa indikator ini penting: Hal ini memberi tahu kita apakah merek yang sedang dipelajari merupakan merek yang terbaik di antara responden. Kesadaran akan merek LaLiga telah meningkat sebesar empat persen di tiga negara yang diteliti selama periode penelitian.

Menurut Javier Gómez, GfK Brand and Customer Experience Director, berdasarkan pengalaman kami dengan studi pelacakan merek, pertumbuhan kesadaran merek satu persen dalam satu tahun merupakan angka yang sangat bagus.

“Hasil yang diperoleh LaLiga, dengan kenaikan empat persen dalam satu tahun sangat luar biasa,” ujar Javier.

Selain itu, jumlah pemirsa yang menonton setidaknya satu pertandingan LaLiga per bulan pada musim lalu meningkat tiga persen. Dalam 12 bulan masa analisa, angka ini meningkat dari 59% menjadi 62% dari pengguna internet yang diwawancarai.

Kecuali itu, terdapat peningkatan rekomendasi LaLiga di antara para penggemar sepak bola yang mengambil bagian dalam penelitian ini. Dalam hal ini, indikator yang disebut Net Promoter Score (NPS)* digunakan.

Dalam konteks LaLiga, indikator ini meningkat sebanyak tiga persen di tiga negara yang diteliti, dari 30% menjadi 33%. Poin penting lainnya adalah opini para responden tentang kompetisi Spanyol.

Sekitar 80% dari mereka menilai secara positif atau sangat positif dan memberikan pujian tanpa pamrih ketika ditanya tentang nilai-nilai, gagasan, dan perasaan yang mereka kaitkan dengan LaLiga. Contoh pengamatan penting adalah “ini adalah kompetisi yang bagus,” “berkualitas tinggi dan bergengsi,” “ini yang terbaik,” dan “ini hiburan yang bagus, ini menyenangkan.”

Reputasi luar biasa ini bahkan lebih terkenal di antara pemirsa yang lebih suka menonton pertandingan LaLiga daripada konten olah raga atau audiovisual lainnya.

Diantara mereka, hampir setengah dari responden (48%) menyaksikan pertandingan LaLiga karena kualitas kompetisi yang baik dan juga karena LaLiga memiliki beberapa pemain sepak bola terbaik di dunia, 40% responden menyaksikan karena mereka “mendukung tim”, dan 36% responden menyaksikan karena mereka 3 adalah “penggemar seorang pemain”.