Obesitas di Usia Muda Menyebabkan Penyakit Jantung

Jangan berpikir kalau penyakit jantung hanya menyerang orang-orang yang berusia lanjut. Belakangan ini, banyak orang berusia muda, bahkan dalam kategori remaja, sudah terserang penyakit mematikan ini. Mau tahu kenapa?

Sebab, tubuh mereka sudah terlampau gemuk alias obese. Dr Kaitlin Wade, Associate Research pada Unit Epidemiologi Integratif Research Research Council (MRC-IEU), University of Bristol, Bristol, Inggris, mengatakan bahwa gara-gara obesitas, usia orang yang terkena penyakit kardiovaskular makin muda.

Seperti dilansir situs sciencedaily.com (28/5/2017), Wade dan beberapa rekannya menganalisis data hasil studi bertajuk Studi Longitudinal Avon untuk Orang Tua dan Anak-anak (ALSPAC). Studi itu merlibatkan 14.000 wanita hamil dan anak-anak mereka. Studi tersebut melihat pengaruh faktor genetika dan lingkungan terhadap kesehatan mereka.

Para peneliti berhipotesis bahwa risiko kardiovaskular akibat peningkatan BMI kemungkinan akan muncul pada kehidupan sebelumnya. MRC-IEU mengkhususkan diri pada penggunaan faktor genetika untuk membantu analisa data. Dari hasil studi itu ditemukan kaitan indeks masa tubuh (BMI)dengan tekanan darah tinggi dan indeks massa ventrikel kiri (LVMI), pada mereka yang berusia 17-21 tahun.

Ada pun LVMI idiukur dengan melihat penebalan dinding ventrikel kiri jantung. Ini berarti pasien harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, dan merupakan tanda umum penyakit jantung.

“Hasil kami menunjukkan bahwa dampak kausal BMI yang lebih tinggi pada curah jantung semata-mata didorong oleh volume darah yang dipompa oleh ventrikel kiri (volume stroke). Hal ini, setidaknya sebagian, dapat menjelaskan efek kausal BMI yang lebih tinggi pada hipertrofi jantung. Dan tekanan darah tinggi yang kami amati dalam semua analisis kami,” kata Dr Wade.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *