Asia Pulp & Paper (APP), anak usaha Grup Sinar Mas, dan Martha Tilaar Group (MTG), menjalin kerjasama. Kerjasama itu dijembatani oleh United Nations Global Compact cabang Indonesia (IGCN). Kerjasama itu ditandatangani di Kantor Perserikatan Bangsa-bangsa, New York, Amerika Serikat.

Kedua perusahaan ini sepakat memberikan pelatihan kewirausahaan dan pelestarian tanaman herbal kepada 1.000 wanita dari komunitas hutan hujan tropis di Indonesia. APP Sinar Mas dan MTG menargetkan angka peserta pelatihan ini dapat mencapai 1.000 wanita pada tahun 2020.

Keduanya menjalin kerjasama lantaran masing-masing perusahaan memiliki keunggulan. Sebelumnya, melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), APP Sinar Mas membantu warga setempat untuk beralih dari metode konversi hutan alam tradisional menjadi bisnis pertanian berkelanjutan. Hingga saat ini, program DMPA telah diimplementasikan di hampir 200 desa dan memberi manfaat kepada lebih dari 14.000 rumah tangga.

Di lain pihak, sejak didirikan pada tahun 1970, MTG terus berdedikasi memberdayakan wanita dan melahirkan serangkaian program guna mengatasi isu perdagangan wanita di Indonesia.

Hingga saat ini, MTG telah melatih lebih dari 7.500 wanita di berbagai daerah, termasuk di bidang terapis profesional, wirausaha minuman herbal, dan manajemen keuangan.

Dalam kerja sama tersebut, MTG, melalui inisiatif Kampung Djamoe Organik (KaDO), akan melatih para wanita yang tinggal di wilayah DMPA, binaan APP Sinar Mas. Pelatihan tadi meliputi identifikasi, pelestarian, dan pemanfaatan tanaman herbal secara berkelanjutan.

“APP Sinar Mas bangga dapat bermitra dengan MTG untuk memberdayakan wanita di komunitas hutan hujan tropis. Rekam jejak MTG telah membuktikan keberhasilannya dalam memberdayakan wanita Indonesia,” ujar Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao, dalam siaran persnya (25/9/2018).

“Ini sejalan dengan misi APP Sinar Mas dalam melestarikan hutan alam, sekaligus mengurangi kemiskinan sebagai salah satu faktor pendorong penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan.”

Selanjutnya, Pendiri MTG, Martha Tilaar, mengatakan bahwa kerja sama itu membuka kesempatan bagi MTG untuk memperluas program pemberdayaan ke komunitas yang sebelumnya tidak dapat dijangkau MTG.

“Program kami sejalan dengan harapan APP Sinar Mas agar komunitas yang tinggal di lingkungan hutan dapat memperoleh mata pencaharian alternatif, sehingga menekan kebutuhan membuka hutan untuk dijadikan lahan pertanian,” ucap salah satu Pionir Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) 2018.

Para wanita yang mengikuti pelatihan tersebut akan belajar mengidentifikasi dan memproses tanaman lokal yang bermanfaat.

Lewat inisiatif yang bertujuan membangun jiwa kewirausahaan di tingkat komunitas ini, para wanita yang tinggal di lingkungan hutan hujan tropis diharapkan dapat memiliki mata pencaharian alternatif yang berkelanjutan bagi keluarganya.

“Program pemberdayaan wanita telah menjadi salah satu fokus kami, di samping bisnis & hak asasi manusia, ketersediaan air bersih, serta hak anak dalam dunia usaha. Kami berharap kerja sama ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk saling bermitra dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Presiden IGCN Y.W. Junardy.