Kunyit Dapat Digunakan Mengatasi Kanker Prostat

Kurkuma sudah banyak diketahui bisa mencegah penyakit kanker hati. Kini studi baru yang digarap Ajay Goel, Ph.D., direktur penelitian gastrointestinal dan genomika translasi dan onkologi di Baylor Scott & White Research Institute di Dallas, Texas, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kurkuma alias kunyit dapat diandalkan untuk mengatasi kanker prostat.

Dalam situs medicalnewstoday.com (2/8/2017) studi baru ini meneliti potensi kurkumin yang terdapat dalam kunyit bisa mengatasi kemoresisten, yang merupakan tantangan umum dalam pengobatan adenokarsinoma duktus pankreas (PDAC). Sebab diduga sel punca kanker diyakini menjadi penyebab utama dalam resistensi sel kanker terhadap kemoterapi dalam pengobatan PDAC.

Bukti terbaru menunjukkan subunit dari kelompok protein polycomb merupakan elemen penting dalam mempertahankan sel punca. Protein polycomb memainkan peran kunci dalam diferensiasi sel punca, dan subunit dari kompleks represif polifen 2 telah terbukti mengatur resistensi obat. Subunit ini disebut Enhancer of Zeste Homolog 2 (EZH2), dan ekspresi abnormalnya telah terbukti menghalangi aksi supresor tumor.


Dalam ujicoba itu, Goel dan rekannya membasmi sel pankreas dengan kurkumin. Ia melihat , kurkuma menghambat jalur EZH2, yang membuat sel lebih mudah menerima kemoterapi.
Selain itu, para peneliti menemukan bahwa kurkumin menghalangi pembentukan spheroid dalam kultur sel, yang menunjukkan bahwa hal itu juga akan menghambat pertumbuhan dan kambuhnya tumor. “Dengan mengobati sel-sel tertentu dengan kurkumin dosis kecil, kami dapat membalik jalur yang mengarah pada chemoresistance,” kata Dr. Goel.

Kurkumin merupakan senyawa aktif yang ditemukan pada tumbuhan seperti kunyit, dan semakin banyak penelitian yang menunjukkan potensi terapeutik senyawa tersebut untuk berbagai kondisi, mulai dari kanker hingga diabetes.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *