Komunitas Gentle Birth Diluncurkan
Berita

Komunitas Gentle Birth Diluncurkan

Sebuah komunitas bernama Keluarga Gentle Birth diluncurkan di Titan Center, Bintaro, (12/3/2017). Komunitas ini merupakan komunitas perempuan pembelajar guna menjadi pribadi, istri serta ibu yang berdayaguna bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat dimulai dari masa kehamilan, persalinan dan pengasuhan yang positif.

Acara launching Keluarga Gentle Birth diisi dengan talkshow mengenai gentle birh preparation with partner oleh Yessie Aprilia serta talkshow kedua dengan tema mengenai postpartum dibawakan oleh dr, Fernandi Moegni, Sp.OG(K). Selain talkshow, acara launching Keluarga Gentle Birth juga diramaikan dengan Bazaar, Photobooth, Belly Painting, Belly Binding, Games serta hiburan yang dibawakan oleh Hedy Yunus. 

Visi Keluarga Gentle Birth yaitu untuk meningkatnya awareness masyarakat tentang pentingnya lahir dan melahirkan yang minim trauma sehingga didapatkan pengalaman kehamilan dan persalinan yang nyaman dan berdampak pada turunnya angka kematian ibu dan anak serta dapat menjadi destinasi wisata melahirkan secara gentle berdasarkan kearifan nusantara di tahun 2020. Misi Keluarga Gentle Birth yaitu semakin banyak Ibu dan Bayi yang merasakan pengalaman positif saat melahirkan dan dilahirkan, minim trauma, serta meningkatkan awareness keluarga di Indonesia tentang pentingnya Gentle Birth.

Menurut Yesie, setiap kelahiran adalah pengalaman yang kuat dan selalu transformasional. Oleh karena itu pengalaman melahirkan yang positif itu penting guna mempersiapkan generasi yang lebih baik. “Untuk itu para Ibu harus belajar dan memberdayakan diri,” ujarnya.

Gentle birth bukan berarti harus homebirth, waterbirth, atau anti intervensi medis. Gentle birth bahkan juga bisa dilakukan pada ibu yang harus menjalani operasi caesar. Peran birth partner atau suami sangat penting, suami adalah yang mendukung ibu selama proses persalinan.

Untuk mendapatkan persalinan yang nyaman, ibu dan ayah harus memperlengkapi diri dengan pengetahuan, persiapan tubuh, jiwa, dan pikiran dengan yoga, latihan nafas, meditasi dan hypnobirthing,  dan support system berupa komunitas dan tenaga kerja yang mendukung,” imbuh Yesie.

Gentle Birth adalah serangkaian proses mulai dari konsepsi, masa kehamilan, proses melahirkan dengan lembut, hingga pengasuhan bayi yang dipersiapkan sedemikian rupa baik itu soul, mind & body yang dilakukan dalam kesadaran hingga tercapailah proses ramah jiwa dan minim trauma. Gentle Birth membutuhkan persiapan sejak masa kehamilan, baik persiapan fisik maupun mental calon ibu.

Persiapan fisik meliputi latihan pernafasan, olahraga ringan, pijat dan konsumsi makanan sehat. Mental ibu pun perlu dipersiapkan dengan rutin melakukan relaksasi hypno-birthing, meditasi, afirmasi positif, dan menjaga ketenangan jiwanya. Persiapan mental Ibu menjadi hal penting yang akan mempengaruhi kesuksesan Gentle Birth ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *