Fresenius Medical Care Indonesia gelar CSR di Hari Kesehatan Ginjal Sedunia

Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Ginjal Sedunia yang jatuh pada 14 Maret lalu, PT Fresenius Medical Care Indonesia gelar corporate social responsibility (CSR). Itu diungkapkan oleh Parulian Simandjuntak, Managing Director PT Fresenius Medical Care Indonesia dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta Pusat.

“Kami menyadari, dukungan dari semua pihak termasuk sektor swasta dan masyarakat untuk mewujudkan ‘Ginjal sehat untuk setiap orang dimana saja’ tentunya diperlukan,” ujar Parulian dalam keterangan persnya.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Fresenius Medical Care Indonesia telah melakukan beberapa kegiatan, yaitu komunikasi informasi dan edukasi kesehatan ginjal kepada lebih dari 500 siswa sekolah tingkat SD dan SMP, melatih tidak kurang dari 100 kader, edukasi tata laksana PGK kepada lebih dari 100 perawat hemodialisis setiap tahunnya dan peningkatan kapasitas dokter melalui workshop dan seminar.

Secara luas, kata Parulian, Fresenius telah menjangkau lebih dari 5 juta pasien gagal ginjal, dan masyarakat melalui penyebaran informasi dan edukasi khususnya pada peringatan Hari Ginjal Sedunia setiap tahunnya.

“Di samping itu, kami juga telah melakukan advokasi kebijakan pelayanan pasien gagal ginjal bersama-sama dengan para pemangku kebijakan,” imbuh Parulian.

Pada tahun ini, sebagai kelanjutan program-program sebelumnya, Fresenius Medical Care Indonesia dan Kementrian Kesehatan akan kembali melanjutkan kerja sama dalam bentuk Perjanjian Kerjasama tentang Komunikasi Informasi dan Edukasi Kesehatan Ginjal, yang dilakukan penandatangan pada Rabu (14/3/2019).

Berbagai bentuk kegiatan yang telah disepakati dan difokuskan kepada upaya peningkatan hidup sehat, pencegahan penyakit ginjal adalah kampanye The Kidney Kid bagi anak usia sekolah, seminar kesehatan ginjal bagi masyarakat awam dan pasien gagal ginjal, dan yang tidak kalah penting adalah pelatihan kader di 3 kabupaten/kota tahun ini untuk memperluas jangkauan wawasan kesehatan ginjal dan upaya deteksi dini.

Upaya deteksi dini ini selain bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan asosiasi profesi PERNEFRI, juga menggandeng sektor swasta lainnya seperti laboratorium yang menyediakan tes kesehatan.

“Tidak hanya masyarakat umum, Fresenius Medical Care Indonesia juga berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para tenaga kesehatan dialisis melalui Workshop Renal Expert Update secara rutin setiap tahunnya.” tutup Parulian.