Ini Manfaat Baru Mengonsumsi Spirulina

Riset terbaru menunjukkan bahwa spirulina, senyawa aktif pada ganggang biru, dapat membantu menurunkan tekanan darah. Potensi ini bisa digunakan untuk penderita hipertensi.

Seperti dilansir situs medicalnewstoday.com (3/1/2019), spirulina adalah biomassa kering dari spesies tanaman Spirulina platensis, keluarga cyanobacteria atau yang dikenal dengan nama ganggang biru-hijau.

Saat ini, bahan ini banyak digunakan sebagai suplemen dan ditambahkan ke makanan tertentu. Beberapa dari kita telah memanfaatkan sebagai agar-agar.

Karena spirulina mengandung protein, zat besi, dan nutrisi lain dalam kadar tinggi, para peneliti manfaatnya untuk mengatasi kekurangan gizi, dan bahkan digunakan buat astronot yang akan menjalani perjalanan ruang angkasa.

Sebagai contoh, beberapa riset menunjukkan bahwa ia memiliki sifat anti-inflamasi, membantu mengontrol kadar glukosa dan lipid dalam darah, mengurangi gejala rinitis alergi, dan bahkan mencegah beberapa jenis kanker.

Meskipun banyak dari klaim ini tidak memiliki bukti yang memadai, penelitian tentang manfaat kesehatan potensial spirulina sedang berlangsung. Salah satunya yang digarap peneliti Laboratorium Fisiopatologi Vaskuler dari I.R.C.C.S. Neuromed di Pozzilli, Italia. Mereka menyelidiki potensinya untuk menangkal hipertensi arteri.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan tersebut menelusuri detail dan memahami persis bagaimana spirulina berinteraksi dengan pembuluh darah. “Kami mereproduksi apa yang terjadi di usus manusia setelah menelan zat itu. Dengan cara ini kami dapat mengisolasi peptida yang akan diserap oleh tubuh kita,” kataAlbino Carrizzo.

Para peneliti menguji ekstrak spirulina dan dimasukkan ke dalam pencernaan tikus. Mereka berharap, spirulina menyebabkan relaksasi arteri; efek yang dimediasi oleh nitric oxyde (NO).

NO diketahui memainkan peran penting dalam menjaga tekanan darah tetap normal, sehingga jika terjadi hipertensi berarti ada yang salah.

Walhasil, mereka mengidentifikasi satu peptida tertentu yang bernama SP6 yang bekerja sebagai anti hipertensi pada spirulina. SP6 berinteraksi dengan jalur pensinyalan penting yang dikenal sebagai PI3K / AKT. Interaksi ini mengarah pada pelepasan NO dan, akibatnya, penurunan tekanan darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *