Kanker Otak Bisa Dideteksi Lima Tahun Sebelumnya
Berita

Kanker Otak Bisa Dideteksi Lima Tahun Sebelumnya

Kanker otak tak lama bisa dideteksi jauh-jauh hari, bahkan lima tahun sebelum kanker menyerang otak. Itu bisa diketahui lewat pemeriksaan sistem kekebalan tubuh.

Judith Schwartzbaum dari The Ohio State University, Amerika Serikat, menemukannya dalam penelitian yang diterbitkan di Public Library of Science. “Informasi itu suatu hari bisa menyebabkan diagnosis kanker otak sebelumnya,” kata Schwartzbaum, seperti dilansir situsmedicalnewstoday.com (12/6/2017).

Schwartzbaum mengevaluasi sampel darah dari 974 orang, setengah di antaranya kemudian menerima diagnosis kanker otak pada tahun-tahun setelah darah mereka diperiksa. Sampel berasal dari Norwegia Janus Serum Bank.

Karena penelitian sebelumnya – termasuk hubungannya dengan alergi dan kanker otak – Schwartzbaum tertarik pada peran sitokin, protein yang berkomunikasi satu sama lain dan dengan sel kekebalan untuk memicu respons kekebalan tubuh.

Di situ Schwartzbaum mengevaluasi 277 sitokin dalam sampel darah dan menemukan lebih sedikit interaksi sitokin dalam darah orang yang menderita kanker. “Ada pelemahan yang jelas dari interaksi tersebut pada kelompok yang mengembangkan kanker otak dan mungkin ini berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tumor,” kata Schwartzbaum.

“Penting untuk mengidentifikasi tahap awal perkembangan tumor jika kita berharap bisa turun tangan lebih efektif,” kata Schwartzbaum. “Jika Anda memahami langkah awal itu, mungkin Anda bisa merancang perawatan untuk menghambat pertumbuhan tumor lebih lanjut.”

Gejala yang umum terjadi pada pasien kanker otak antara lain, sakit kepala, kehilangan ingatan, perubahan kepribadian, penglihatan kabur dan kesulitan berbicara. Rata-rata, kanker didiagnosis tiga bulan setelah timbulnya gejala dan saat tumor biasanya lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *