Indonesia Mendapat Sambutan Positif di GHSA
Berita

Indonesia Mendapat Sambutan Positif di GHSA

Sidang Steering Group Global Health Security Agenda (GHSA) di Jenewa, 21 Januari 2017, mengapresiasi kesuksesan Menkes memimpin kinerja GHSA sepanjang tahun 2016. Pengakuan tersebut disampaikan oleh 10 negara anggota Steering Group yang hadir mewakili 55 negara anggota GHSA.

Menurut rilis yang diterima, kepemimpinan Indonesia pada GHSA merupakan kontribusi aktif Indonesia dalam upaya masyarakat dunia membangun kepedulian dan ketahanan menghadapi ancaman keamanan kesehatan global.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dalam pidatonya di hadapan Steering Group GHSA memaparkan kinerja kepemimpinan Indonesia selama tahun 2016. Dipaparkan oleh Menkes  bahwa sepanjang tahun 2016 GHSA telah mencapai berbagai keberhasilan yang menjadi landasan penting untuk membangun keamanan kesehatan global ke depan yang lebih baik.

“GHSA penting seiring dengan meningkatnya ancaman kesehatan global yang memerlukan kerja sama erat semua negara dengan aksi nyata,” ujarnya.

Sejumlah capaian penting GHSA dibawah kepemimpinan Indonesia antara lain terwujudnya Joint External Evaluation (JEE) sebagai mekanisme monitoring baru implementasi International Health Regulation (IHR) 2005 yang lebih inklusif. Selama kepemimpinan Indonesia, GHSA juga telah berhasil mengarusutamakan agenda keamanan kesehatan global pada berbagai pertemuan regional dan multilateral.

Secara kelembagaan, Indonesia telah berhasil menggalang tambahan 5 negara anggota baru dan mengaktifkan 11 Paket Aksi (Action Packages) kerja sama GHSA melalui “Jakarta Call for Action” yang dihasilkan pada GHSA Action Packages Coordination Meeting di Jakarta, Agustus 2016. Indonesia juga berhasil membangun model kerangka sistemik koordinasi antar 11 Action Packages.

Kepemimpinan GHSA selanjutnya telah diserahkan secara resmi oleh Menkes RI kepada Deputi Menkes Korea Selatan, Mr. Ganglip Kim. Dalam sambutannya, Mr. Ganglip Kim menegaskan bahwa dibawah kepemimpinan Korea Selatan sepanjang tahun 2017, GHSA akan melanjutkan capaian kepemimpinan Indonesia dengan memajukan kerja sama yang akan difokuskan pada Action, Capacity dan Evaluation.
GHSA yang diluncurkan sejak Februari 2014 merupakan inisiatif yang diprakarsai Amerika Serikat dan didukung lebih lanjut oleh Finlandia dan Indonesia sebagai Troika.

GHSA bertujuan untuk membangun suatu dunia yang aman dari ancaman penyakit menular melalui kerja sama semua negara di dunia dan dengan menciptakan komitmen baru dan konkrit serta menempatkan keamanan kesehatan global sebagai prioritas pimpinan nasional masing-masing negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *