Hindari Makanan-Minuman Berkafein Tinggi Saat Hamil

Kalau sudah suka pada sesuatu susah dihilangkan, termasuk juga jika suka mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, cokelat atau kopi. Tapi ingat jangan dilakukan pada wanita yang tengah hamil. Sebab selain membayayakn si ibu, juga akan mempengaruhi kelahiran si bayi.

Verena Sengpiel, peneliti dari Sahlgrenska University Hospital, Oslo, Norwegia – dalamsciencedaily.com, belum lama berselang – menganjurkan agar ibu hamil tidak mengonsumsi lebih dari 200 miligram (mg). Sebab akan membuat bayi yang bakal Anda lahirkan mempunyai berat di bawah normal. Biasanya berat di bawah normal adalah kurang dari 2,5 kilogram.

Verena Sengpiel mengambil sampel 60.000 kehamilan pada ibu non-perokok. Kemudian dikaitkan dengan diet kafein dan berat badan saat lahir. Hasilnya, ada hubungan jumlah kafein yang dikonsumsi dengan berat badan bayi saat lahir.

Sengpiel mengatakan, setiap 100 mg kafein yang diminum saban hari akan mengurangi berat badan bayi 21-28 gram. Selain menurunkan berat badan, kafein juga akan memperlambat proses kelahiran. Normalnya, bayi lahir pada usia kehamilan 9 bulan lebih. Nah dengan mengonsumsi kafein 100 mg, kelahiran bayi akan tertunda 8 hari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *