Samsung Galaxy S10 Laris Manis

Penjualan perdana rangkaian Samsung Galaxy S10 dibuka dengan kabar kesuksesan Pre Order melalui situs www.galaxylaunchpack.com yang ditandai dengan habisnya penjualan Pre Order pada periode 22 – 28 Februari 2019 bahkan untuk produk galaxy S10+ dengan memori 1 terabyte (TB).

Kabar menyenangkan ini menandakan animo konsumen Indonesia yang sangat tinggi serta memberikan energi positif bagi kehadiran Samsung Galaxy S10+, S10 dan S10e.

Kini tiba saatnya penyelenggaraan penjualan perdana oleh Samsung Electronics Indonesia di empat titik secara serentak, yaitu Central Park Mall; Jakarta Barat, Kota Kasablanka Mall; Jakarta Selatan, Pakuwon Mall; Surabaya, dan Sun Plaza; Medan tanggal 8 – 10 Maret 2019.

Galaxy S10e berlayar 5.8-inch dengan kapasitas RAM 6GB dan memori 128GB dibanderol dengan harga Rp. 10.499.000, Galaxy S10 berlayar 6.1-inch dengan kapasitas RAM 8GB dan memori 128GB seharga Rp 12.999.000.

Sedangkan Galaxy S10+ dengan layar 6.4-inch 8Gb/128GB seharga Rp 13.999.000, kapasitas 8GB/512GB seharga Rp 18.499.000 dan kapasitas 12GB/1TB seharga Rp 23.999.000. Galaxy S10e, S10 dan S10+ tersedia di Indonesia dalam pilihan warna Prism White, Prism Black, dan Prism Green. Galaxy S10+ juga tersedia dalam dua model ceramic premium terbaru: Black Ceramic dan White Ceramic.

Selama periode peluncuran perdana 8-10 Maret 2019, Samsung juga memberikan sejumlah penawaran menarik bagi calon konsumen Galaxy S10, S10e dan S10+. Untuk pembelian perdana Galaxy S10 dan S10+ akan mendapatkan bundling promo Galaxy Buds, sementara pembelian Galaxy S10e akan mendapatkan bundling promo JBL Flip 3.

Tambahan menarik bagi pembelian perdana maupun pembelian Trade in yaitu cashback hingga Rp.750.000 dan program cicilan 0% hingga 18 bulan melalu bank yang telah menjadi mitra Samsung.

Penjualan perdana ini turut berikan kesempatan bagi calon konsumen untuk merasakan pengalaman langsung inovasi terbaru berbagai fitur Galaxy S10+, S10 dan S10e.

Peluncuran perdana Galaxy S10+, S10 dan S10e bagi konsumen Indonesia sekaligus merayakan satu dekade perjalanan Samsung Galaxy S dengan kehadiran smartphone yang kian menyempurnakan pengalaman next generation dalam menciptakan dan menikmati konten video.

Merujuk pada Indonesia Digital Landscape 2019 dari Hootsuite, YouTube menjadi ‘The Most Active Social Media Platform’ di Indonesia, karena sekitar 88% pengguna internet mengakses YouTube.

Temuan ini diperkuat dengan fakta bahwa sekitar 98% pengguna internet di Indonesia menonton video pada telepon seluler mereka. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini melonjak tajam hingga 2 kali lipat, dimana pada 2017 hanya sekitar 43% pengguna internet di Indonesia yang menonton video pada telepon seluler mereka.

Mereka yang terus terhubung, tidak pernah takut untuk menjadi pionir pengadopsi tren, dan terbuka pada hal baru serta dinamis inilah yang dimaknai Samsung sebagai next generation.

Mereka bertindak secara multitasking, pencipta sekaligus penikmat. Memahami kondisi tersebut, Samsung menghadirkan rangkaian Samsung Galaxy S10 sebagai buah pemahaman akan situasi terkini yang berkembang di Indonesia.

Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President, Samsung Electronics Indonesia menuturkan, meningkatnya popularitas konten video sungguh luar biasa. “Bahkan kondisi ini menciptakan generasi baru yang kami sebut sebagai ‘next generation’, dimana konten video menjadi pusat kreativitas dalam mencipta maupun menikmati,” ujarnya.

Kebutuhan akan sebuah ‘tools’ yang sedia setiap saat untuk menciptakan konten video terbaik sekaligus mendukung kesempurnaan gaya hidup tidak terhindarkan lagi.”

Rangkaian Samsung Galaxy S10 menjawab seluruh permintaan itu dengan sangat serius, melalui fitur unggul Pro-Grade Camera, lebih dari sekedar multiple camera dilengkapi AI pada fitur (Scene Optimizer, Intelligent Live Focus, dan Smart Composition) serta camcorder dengan keunggulan, HDR10+, Super Steady serta Intelligent Performance, yang kami yakini menjadi terobosan bagi next-generation pencipta video.

Untuk mereka penikmat video, Galaxy S10 memiliki Infinity-O Display dengan Dynamic AMOLED screen pertama di dunia (HDR10+, Mobile Color Volume dan Eye Comfort Display) menghadirkan range kecerahan tinggi hingga 1.200 nits, kian sempurnakan pengalaman menonton menakjubkan nan nyaman.

Menurut Bernard Ang, seutuhnya Samsung berusaha memastikan konsumen akan mendapat pengalaman inovasi luar biasa, karena Samsung Galaxy S10 sekaligus menandai perjalanan inovasi premium Samsung selama satu dekade.

Pertama kali diluncurkan sepuluh tahun lalu, Galaxy S adalah perangkat yang disesuaikan akan kebutuhan konsumen dengan menawarkan pengalaman selalu terdepan, baik dari tampilan, kamera dan performa.

“Melalui perangkat Galaxy S10, Samsung memulai sebuah era baru dengan memanfaatkan kepiawaian satu dekade hingga melahirkan smartphone premium dengan kinerja kuat dan menjadi pelopor yang beri pengalaman berbeda bagi next generation,” tambah Bernard Ang.

Sementara itu, Yandy Laurens, sutradara muda Indonesia yang telah menghasilkan karya film Keluarga Cemara, mengakui keunggulan fitur HDR10+ Samsung Galaxy S10. “Kemampuan Samsung Galaxy S10 untuk merekam video HDR10+ sangat memukau saya,” ujarnya.

Dynamic range yang dihasilkan sangat luas hingga detail dan variasi warna dapat ditampilkan dengan sangat baik maka mempermudah keinginan sutradara dalam menyajikan gambar sesuai makna yang diharapkan.

Dengan kemampuan merekam 10 bit, Galaxy S10 dapat menghadirkan kekentalan warna layaknya camcorder professional. Teknologi ini mampu membantu proses editing, terutama saat color grading sehingga hasil akhir video tidak pecah.  

“Keunggulan lain yang memukau saya adalah fitur Ultra Wide Angle yang dapat memperluas sudut pandang pengambilan gambar,” kata Yandy.

Menurutnya, Super Steady pada kamera adalah fitur lain yang demikian hebat karena memungkinkan perekaman video dengan mulus, menstabilkan perekaman gambar meski objek video bergerak, hingga cuplikan video yang dihasilkan terlihat halus tanpa goncangan berarti.

“Ini sungguh sebuah lompatan inovasi pada sebuah smartphone yang sangat berguna bagi pemula bahkan profesional sekalipun yang terjun ke pembuatan film dan video,”sambung Yandy.