Xiaomi Indonesia Catat 10 Juta Ponsel Produksi Lokal

Xiaomi mengumumkan pencapaiannya 10 juta smartphone (telepon seluler) produksi lokal untuk pasar Indonesia pada 9 April ini. Itu sejak Xiaomi secara resmi mematuhi ketentuan regulasi TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) pada Februari 2017, dengan smartphone pertama yang diproduksi secara lokal, Redmi 4A.

Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan Xiaomi untuk
menjadi produsen smartphone yang digemari di Indonesia, yang mana hal ini tidak dapat dipisahkan dari dukungan luar biasa dari para Mi Fans, karyawan, mitra, dan konsumen setia Xiaomi di Indonesia.

Kedepannya, Xiaomi akan terus menawarkan produk yang luar biasa dengan harga yang sebenarnya untuk menyajikan pilihan produk yang lebih beragam dengan teknologi yang inovatif kepada konsumen Indonesia.

Terletak di PT Sat Nusapersada, Batam, pabrik Xiaomi mempekerjakan lebih dari 1.000 karyawan lokal untuk operasional sehari-hari, mulai dari perakitan, pengemasan, hingga pengontrolan kualitas.

Sejalan dengan misi Xiaomi untuk mempercepat ekspansi pasar, Xiaomi berambisi untuk mengembangkan bisnis dengan tidak hanya berfokus pada teknologi dan inovasi.

Tetapi juga memastikan kesejahteraan karyawan dan mengembangkan kinerja mereka melalui beberapa program akselerasi, seperti pelatihan bahasa, pelatihan komputer, dan berbagai pelatihan keterampilan non-teknis (soft skill).

Inisiatif-inisiatif ini, menurut keterangan persnya (9/4/2019), meningkatkan daya saing karyawan Xiaomi yang tidak hanya berkontribusi pada penemuan inovasi baru yang bermanfaat bagi konsumen, tetapi juga akan meningkatkan pengembangan daya saing masyarakat secara umum.

“Kami sangat senang melihat perangkat Xiaomi terus menerima tanggapan positif dari konsumen Indonesia, terlebih karena Indonesia merupakan salah satu pasar penting kami secara global,” ujar Steven Shi, Head of Southeast Asia and Country Head, Xiaomi Indonesia.

“Kami percaya bahwa semua orang berhak merasakan teknologi dan inovasi yang mendukung kebutuhan sehari-hari mereka, baik kebutuhan pribadi maupun profesional, dengan harga yang terjangkau,” sambungnya.

Pencapaian 10 juta produksi lokal ini, kata Steven, membuktikan bahwa Xiaomi berkembang semakin kuat di pasar Indonesia, yang tidak
terlepas dari peran penting Mi Fans, karyawan, mitra, dan konsumen yang turut andil dalam peningkatan positif Xiaomi di Indonesia.

Xiaomi dikenal sebagai perusahaan yang sangat dekat dengan para penggemarnya, yaitu Mi Fans, melalui forum, media sosial maupun pertemuan langsung. Komunitas Mi Fans menjadi bagian penting dalam kesuksesan perusahaan dan kerap diikutsertakan dalam berbagai keputusan terkait produk Xiaomi.

Pertumbuhan Komunitas Mi Fans di Indonesia ini begitu luar biasa dan telah mencapai lebih dari 1 juta anggota hanya dalam jangka waktu
satu tahun.

Pada tahun 2019, dengan visi untuk terus menjadi produsen smartphone andalan, Xiaomi berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnisnya bersama dengan para mitra strategis.

Saat ini, kata Steven, Xiaomi telah memiliki lebih dari 40 Authorized Mi Store di seluruh Indonesia, memiliki platform Mi.com, serta bermitra dengan Lazada, Blibli, Shopee, JD.ID, dan Akulaku untuk menghadirkan kanal penjualan resmi secara online untuk menjangkau distribusi
produk yang merata.