YDBA Tampilkan 8 UKM di Inacraft 2019

Delapan UKM Bidang Kerajinan Mitra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) tampil di Inacraft 2019, Plenary Hall No. 9 – 12, JCC, Senayan, Jakarta Pusat.

Mereka adalah Ghawean Dewe dan Rhadita Collection dari Jakarta, Batik
Pratesthi dari Semarang, Novia Handicraft dari Yogyakarta, Rumah Batik Jawa Timur dan UD Dhonadhani Kingdom dari Waru, Sidoarjo dan Naung Songket serta Ottilia Pearl dari Lombok, Mataram.

Menurut keterangan persnya (28/4/2019), Ghawean Dewe merupakan UKM yang fokus memproduksi berbagai pakaian dan aksesoris anak, sedangkan Radhita Collection memproduksi pakaian wanita dengan model kekinian.

Batik Pratesthi menampilkan berbagai produk handicraft, antara lain batik ecoprint, pakaian dan aksesoris dari batik
khas Semarang.

Novia Handicaft memproduksi berbagai produk handicraft yang terbuat dari bahan
dasar vynil, sedangkan Rumah Batik Jawa Timur memproduksi berbagai baju batik tulis pria dan kain batik khas Jawa Timur.

UD Dhonadhani Kingdom memproduksi berbagai sepatu dan tas lukis untuk
anak dan dewasa, sedangkan Naung Songket menampilkan produk-produk songket dengan khas Lombok.

Sedangkan, Ottilia Pearl menampilan produk-produk mutiara Lombok yang banyak diminati kaum hawa.

Hadirnya kedelapan UKM di pameran yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 24 – 28 April 2019 ini merupakan salah satu program YDBA dalam memfasilitasi pasar UKM Kerajinan.

Sebelumnya, pada tanggal 23 April 2019, para peserta mengikuti Technical Meeting serta Pelatihan Marketing yang disampaikan YDBA sebagai bekal dalam mengikuti pameran.

Salah seorang peserta pameran dari Semarang, Pintya menyampaikan kesan dan harapannya dalam pameran ini.

“Sudah lama sekali saya menanti moment ini, bisa pameran di Inacraft, sebuah pameran milik Indonesia dengan skala nasional,” katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada YDBA telah memberi kesempatan Pratesthi untuk hadir di Inacraft 2019.

Di kesempatan ini saya tidak hanya berharap mendapatkan new customer dan
repeat order, tapi juga saya mendapatkan ilmu baru yang tentunya saya wajib belajar dan benchmark kepada para pengisi pameran Inacraft lain yang tentu lebih banyak pengalamannya dalam
memproduksi produk handicraft maupun dalam segi penataan stand,” ujar wanita 24 tahun ini.(asw)