Bukalapak Kembangkan R&D Ke Surabaya

Setelah mendirikan kantor Research & Development di Bandung di akhir tahun lalu, Bukalapak ingin terus menyebarkan semangat riset dan pengembangan lebih luas lagi ke beberapa daerah, salah satunya Surabaya.

Selasa (19/3/2019), kantor Research & Development Bukalapak di Surabaya diresmikan oleh Hj. Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur dan diharapkan dapat menjadi inspirasi serta katalis untuk merealisasikan potensi Surabaya sebagai Kota Pahlawan Digital.

Surabaya merupakan kota kedua yang menjadi lokasi kantor Research & Development dari Bukalapak, salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia.

Dengan potensi talenta berkualitas lulusan perguruan tinggi sebanyak 132.196 dari perguruan tinggi negeri dan swasta, serta sebanyak 382 program studi teknik di seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, Bukalapak percaya dapat menjadi sarana bagi SDM Indonesia menelurkan inovasi – inovasi kelas dunia.

Dalam keterangan persnya, Achmad Zaky, CEO dan Founder Bukalapak mengatakan bahwa Surabaya memiliki potensi talenta yang sangat besar untuk menjadi Kota Pahlawan Digital.

Di Bukalapak terdapat banyak talenta lulusan dari universitas-universitas Jawa Timur, dimana 52% dari talenta-talenta tersebut berkarya di bidang IT sebagai engineer.

“Saya harap Bukalapak Research & Development di Surabaya ini bisa menjadi wadah untuk arek – arek Suroboyo berkarya dan berinovasi untuk siap bertumbuh menghadapi kompetisi teknologi global,” kata Achmad Zaky.

Berdirinya Bukalapak Research & Development di Surabaya adalah bagian dari komitmen Bukalapak untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem riset melalui pengembangan potensi talenta TI Indonesia.

Beragam bidang yang menjadi fokus kantor Research & Development Bukalapak di Surabaya, seperti produk, engineering, data, riset, IoT, dan Kecerdasan Buatan, diharapkan dapat turut mendukung program e-government yang digiatkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Beberapa inovasi kolaborasi Bukalapak dengan pemerintah setempat, seperti portal layanan publik online terintegrasi ‘BukaJatim’ dan Program Kampung Pemasaran Online Blitar merupakan wujud nyata dukungan Bukalapak untuk kesuksesan e-government Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sedang berjalan.

Kantor Research & Development Bukalapak Surabaya berlokasi di salah satu gedung ikonik Surabaya, Gedung Graha Pena. Dibangun seluas 2.379 m2, kantor ini terdiri dari 3 lantai dan dapat mengakomodir lebih dari 250 karyawan.

Konsep kantor yang flexible, fun, and agile collaborations, memiliki berbagai fasilitas menarik yang diharapkan dapat semakin memicu kreativitas dan mendorong lahirnya ide-ide baru yang inovatif, seperti fun room, hall, sleeping pods, nursery room dan zen pods

Selain menjadi ruang kerja, kantor Research & Development Bukalapak juga diperuntukan menjadi wadah dan sarana untuk berbagi ilmu dengan komunitas sekitar guna menciptakan ekosistem digital yang semakin maju dan berkelas global.

“Bukalapak berkomitmen untuk terus merealisasikan potensi Indonesia di bidang teknologi dan ekonomi, demi memberikan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami akan terus menyebarkan semangat ini agar tercipta ekosistem industri digital secara menyeluruh dengan kualitas SDM yang mengedepankan riset”, tutur Achmad Zaky.