BCA Luncurkan Program SYNRGY Accelerator

Bekerja sama dengan Digitaraya Powered by Google Developers 
Launchpad – akselerator yang dibangun untuk mengangkat 
startup Indonesia ke skala berikutnya, PT Bank Central Asia (BCA) meluncurkan program SYNRGY Accelerator.

Program itu merupakan program akselerasi yang terbuka bagi startup yang memiliki ide dan inovasi yang bertujuan untuk memajukan financial 
technolog
y (fintech) di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, SYNRGY Accelerator mengumumkan delapan startup terpilih yang akan bergabung dalam program akselerasi SYNRGY.

Hadir untuk mengumumkan: Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, Senior Executive Vice President Strategic Information Technology BCA Hermawan Thendean, Kepala Grup Digital Innovation Solutions BCA Jayaprawirya Diah, dan Head of Accelerator Digitaraya Octa Ramayana mewakili VP Strategy Digitaraya Nicole Yap, di Jakarta, Rabu (19/06).

Menurut Armand, dalam keterangan persnya (21/6/2019), laju positif startup di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa karena terdiri dari segmen kreatif yang menjawab kebutuhan masyarakat jaman now.

Oleh karena itu, SYNRGY Accelerator hadir untuk mengakomodasi kebutuhan startup untuk dapat berkembang dan menjadi 
sumbangsih inovasi teknologi bagi kemajuan industri di Indonesia.

SYNRGY Accelerator membuka kesempatan kepada startup dengan fokus di bidang financial technology, yang memiliki ide inovatif dan kreatif serta visi yang sama dengan SYNRGY,” ujar Armand.

Delapan startup yang terpilih untuk bergabung dalam program SYNRGY 
Accelerator, yakni Crowde, IndoGold, Amalan, AgenKan, Bizhare, Kendi, 
Bamms, dan Jari selama 3 (tiga) bulan kedepan dengan program dan mentor terpilih yang sesuai dengan kebutuhan para startup.

Armand mengucapkan selamat kepada delapan startup terpilih. Kami berharap delapan startup ini dapat memberikan nilai tambah di tengah masifnya digitalisasi di Indonesia.

“Proses ke depan masih panjang, harapannya delapan startup ini 
dapat terus menciptakan solusi inovatif mutakhir dan mampu berdaya saing di tengah ketatnya persaingan global,” tambah Armand.

Sementara itu Nicole Yap menjelaskan bahwa fintech terus menjadi salah satu sektor yang paling dinamis bagi startup-startup di Indonesia.

Keberagaman dari kedelapan startup yang terpilih menunjukkan bahwa terdapat peluang yang sangat besar untuk memajukan perekonomian di Indonesia serta meraih pasar yang baru dan lebih luas melalui teknologi. 

Kini, dengan dukungan dari BCA, Digitaraya, serta Google, kedelapan startup ini dapat memiliki akses ke dalam jaringan mentor dan partner yang kuat.

“Kami merasa bangga dan bersemangat untuk menjadi bagian dari perjalanan mereka,” urai  Nicole Yap.

Pendaftaran program SYNRGY Accelerator dibuka pada Maret 2019 dan 
menunjukkan antusiasme yang luar biasa dengan seleksi awal dilakukan 
pada April 2019 dan seleksi final dilakukan pada awal Juni 2019 saat 
menentukan delapan startup terpilih.

Tahap selanjutnya dari program SYNRGY Accelerator adalah rangkaian bootcamp selama tiga bulan dimulai dari 24 Juni 2019 hingga puncak program yakni Demo Day pada September 2019. (usy)