Ilmuwan AS menunjukkan, protein PGRMC2 yang ada di rahim dan liver ada juga di jaringan lemak. berperan pada obesitas dan terjadinya metabolisme tubuh.

 42 total views,  1 views today

Pesawat ruang angkasa Voyager 2 telah memasuki medium antarbintang, wilayah ruang di luar batas berbentuk gelembung yang dihasilkan oleh angin matahari.

Gunung Tambora

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa letusan gunung Tambora, Nusa Tenggara Timur pada 1815 diduga mempengaruhi musim di daratan Eropa.

Untuk pertama kalinya, sebuah tim telah mengirim sebuah partikel cahaya terjerat dengan materi dalam jarak lebih dari 50 km serat optik. Ini membuka jalan bagi penggunaan praktis jaringan kuantum dan menetapkan tonggak untuk internet kuantum masa depan. Internet kuantum menjanjikan komunikasi yang sepenuhnya menggunakan tap-proof dan jaringan sensor terdistribusi yangSelengkapnya

Planet baru temuan NASA

Para astronom menemukan air di atmosfer sebuah planet yang mengorbit di dalam zona layak huni bintang yang jauh atau ekstra surya.

Kompetisi Science for Women Award ASEAN-AS

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), melalui Komite Sains, Teknologi, dan Inovasi (COSTI), dan Pemerintah AS, melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), dalam kemitraan dengan Underwriters Laboratories (UL), mengumumkan finalis nasional untuk ASEAN-AS tahunan kelima Hadiah Sains untuk Wanita.

Monyet terkecil

Sebuah tim peneliti asal Peru dan Amerika Serikat telah mengungkap sisa-sisa fosil monyet terkecil berusia 18 juta tahun yang pernah ditemukan. Ini diharapkan mengungkapkan salah satu dari sedikit petunjuk yang dimiliki ilmuwan dari bab kunci yang hilang dalam evolusi monyet. Fosil gigi yang ditemukan di hutan Amazon Peru telah diidentifikasiSelengkapnya

Hominin Purba

studi terbaru yang meneliti fragmen DNA Papua menunjukkan mereka memiliki nenek moyang yang berbeda yang terpisah dengan yang di Asia Tenggara.

Permukaan matahari

Superflare yang dilontarkan oleh matahari diprediksi akan menyerang planet-planet yang tenang seperti Bumi diperkirakan 100 tahun lagi. Itu didapat dari hasil riset Yuta Notsu, penulis utama studi ini dan peneliti tamu di California University, Boulder, Amerika Serikat.