Blackberry Luncurkan Platform Konten Generasi Baru.

Meskipun ada berbagai tindakan pencegahan yang dapat dilakukan oleh sebuah organisasi, serangan ransomware akan tetap terjadi. Serangan Ransomware adalah jenis malware yang paling umum pada tahun 2017.

Diproyeksikan pada akhir 2019, bisnis akan terkena serangan ransomware setiap 14 detik dengan biaya kerusakan yang diperkirakan dapat mencapai $11.5 miliar per tahun.

Sebagian besar solusi pemulihan ransomware memberlakukan rollback pada seluruh sistem perusahaan, mengakibatkan pengguna yang sistemnya tidak terpengaruh pun dapat kehilangan data.

Maka, BlackBerry Limited (BB) hari ini mengumumkan platform kolaborasi konten BlackBerry Workspaces generasi terbaru. Generasi ini memiliki kemampuan pemulihan ransomware (ransomware recovery) baru yang memungkinkan organisasi pulih lebih cepat dari serangan siber.

BlackBerry akan mendemonstrasikan solusi baru ini pada acara 2018 BlackBerry Security Summits di London (Inggris) pada tanggal 12 September dan New York City (Amerika Serikat) pada tanggal 4 Oktober.

Fitur pemulihan ransomware BlackBerry yang baru dapat membantu organisasi bisnis membatasi kerusakan serangan ransomware dengan membekukan akun pengguna yang terkena serangan jika komputer PC dan file yang disinkronisasi terinfeksi.

Dengan BlackBerry Workspace, administrator dapat memeriksa log pengguna untuk menentukan dengan tepat ruang kerja, folder, dan file apa saja yang terpengaruh, dan secara selektif rollback file yang terpengaruh kembali ke versi pra-penyerangan dan tanpa pembatasan seberapa jauh ia dapat memulihkannya.

Kemampuan untuk menghapus file yang terinfeksi dengan tepat membantu organisasi menghindari hilangnya pekerjaan dan produktivitas yang sering terjadi dengan mekanisme pemulihan seluruh sistem.

“Di luar kehilangan data, opportunity costs, dan risiko reputasi, downtime akibat serangan ransomware dapat menimbulkan masalah nyata bagi pelanggan di industri apa pun, termasuk industri kesehatan atau public safety, di mana konsekuensi penundaan dapat menjadi bencana besar,” kata Billy Ho, Executive Vice President of Enterprise Products, BlackBerry dalam siaran persnya (8/8/2018).

ÔÇťOrganisasi harus memiliki budaya keamanan yang kuat untuk meminimalkan risiko serangan – sesuatu yang didukung tim Konsultasi Cybersecurity kami selama beberapa tahun terakhir. Dan dalam skenario terburuk, sangatlah penting untuk organisasi memiliki model pertahanan berlapis dan technology stack perusahaan yang dirancang untuk menangkis serangan siber.

BlackBerry akan mendemonstrasikan solusi baru ini pada acara 2018 BlackBerry Security Summits di London (Inggris) pada tanggal 12 September dan New York City (Amerika Serikat) pada tanggal 4 Oktober.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *