Maverick Indonesia Raih Agensi PR Terbaik ASEAN

Maverick Indonesia dinobatkan sebagai Agensi PR (Public Relations) Terbaik di ASEAN oleh ASEAN PR Network (APRN), sebuah organisasi yang berdiri sejak 2004 dan menaungi lebih dari 160.000 praktisi PR di kawasan ASEAN.

Ketua APRN Prita Kemal Gani memberikan penghargaan tersebut pada acara The 2ndASEAN PR Excellence Awards di Kuching, Sarawak, Malaysia (29/5).

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 150 partisipan dari berbagai negara di ASEAN. Dalam acara tersebut Prita mengungkapkan bahwa APRN hanya menerima nominasi agensi PR yang telah memenangkan penghargaan tingkat nasional sebelumnya.

“Pada intinya kami hanya menerima nominasi agensi PR yang terbaik dari setiap negara di Asia Tenggara,” ujar Prita pada acara The 2ndASEAN PR Excellence Awards yang merupakan bagian dari The 2ndASEAN PR Conference (APRC) di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Lebih jauh dalam keterangan persnya (8/5/2019), Prita menjelaskan, nominasi yang masuk dinilai melalui beberapa indikator oleh para praktisi PR professional yang tergabung dalam ASEAN PR Network, the Institute of Public Relations Malaysia dan Global Alliance PR.

Para juri tersebut terdiri dari Ketua APRN Prita Kemal Gani, praktisi PR senior Nico Wattimena dari Indonesia, Ketua Institute PR Malaysia Dato ‘Sri Haji Ibrahim, praktisi PR Gesille Buot dari Asian Institute of Management, Filipina dan Managing Director APRN Candy Hernandez.

“Kami merasa senang dan terhormat karena pekerjaan kami diakui secara regional,” kata Managing Partner Maverick Ong Hock Chuan. “Penghargaan ini adalah bukti bahwa konsultan komunikasi lokal dapat diandalkan, bahkan bersaing dengan para pemain besar lainnya di industri PR di ASEAN. Penghargaan ini berhasil kami raih karena kerja keras dan dedikasi tim diMaverick.”

The 2ndASEAN International PR Conference (APRC) membahas beberapa masalah penting dalam industri PR, khususnya tentang bagaimana praktisi PR harus terlibat secara internasional. Tema konferensi “Communication, Attention, Tactics (CAT)” terinspirasi oleh nama kota tempat acara ini berlangsung, yaitu Kuching (atau kucing dalam bahasa Inggris). (asy)