Bekraf Dengungkan Semangat “Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama

Untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke 89, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar acara. Sebanyak 16 pemuda dari berbagai profesi yang mewakili sektor ekonomi kreatif termasuk para Startup yang tergabung dalam gerakan Karya Merah Putih di antaranya GO-JEK, Traveloka dan Tokopedia, telah melakukan pertemuan membahas kondisi terkini.

Kehadiran mereka melambangkan kemajemukan bangsa Indonesia di era digital. Mereka datang membawa isu kebhinekaan yang terjadi di ranah profesi masing-masing, berdiskusi membahas komitmen dan kontribusi untuk kebaikan Indonesia di masa depan.

Dari diskusi tersebut, tercetus semangat “Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama”, yang merupakan aspirasi operasional dimana setiap pemuda, tidak peduli suku, agama, aliran politik, atau profesinya, harus melakukan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia sebagai bentuk komitmen untuk membangun bangsa.

Triawan Munaf, Kepala Bekraf mengatakan bahwa  “Semangat Kita Tidak Sama” adalah semangat yang harus dimiliki pemuda untuk melakukan aksi nyata membangun negeri. “Meskipun berasal dari profesi, kalangan dan industri yang berbeda, para pemuda mempunyai visi yang sama untuk menjadikan Indonesia lebih besar. Ini relevansi Sumpah Pemuda zaman kini oleh anak muda,” jelas Triawan.

Sementara itu, menurut Nadiem Makarim, CEO GO-JEK, anak muda punya tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Kuncinya adalah berkarya dan berkolaborasi untuk kemajuan bangsa. Generasi muda Indonesia harus berperan aktif dalam memajukan ekonomi kerakyatan berbasis digital, dan di saat yang sama memanfaatkan revolusi industri 4.0, supaya bisa mewujudkan Indonesia menjadi the Digital Energy of Asia. “

Semangat Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama harus kita hayati dan terapkan di semua lini. Berkreasi dengan karya (action-oriented) harus mendefinisikan generasi muda saat ini. Yang paling penting bagi anak muda adalah bekerja dan berkarya dahulu, baru berbicara,” jelas Nadiem Makarim,dalam rilisnya (29/10/2017).

Gerakan #sumpahpemuda2017 ini memberikan ruang kepada pemuda ekonomi kreatif untuk menunjukkan hasil karya kepada Presiden Joko Widodo, pada peringatan Sumpah Pemuda, Sabtu 28 Oktober di Istana Bogor. Mereka yang tergabung bersama ratusan tamu undangan pemuda akan berdialog langsung dengan Bapak Presiden, menyampaikan aspirasi dan komitmen yang sudah dirumuskan di pertemuan sebelumnya.

Harapannya adalah semangat kerja sama pemuda memberikan manfaat dan dampak penting menuju kemajuan Indonesia. Menghargai sejarah bangsa sekaligus berkontribusi dan melakukan aksi nyata lewat kemampuan masing-masing untuk membangun Indonesia.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *