Banyak Wanita Lansia Tidak Diskrining Kanker Serviks

Kanker serviks Sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang wanita usia muda. Tidak mengherankan, banyak wanita yang lebih tua yang jarang menjalani skrining pap smear untuk melihat sel-sel abnormal di mulut rahimnya. Ini karena ada pandangan atau hasil beberapa studi yang menunjukkan bahwa risiko kanker serviks berkurang setelah menginjak usia 65 tahun ke atas.

Padahal hal itu tidak benar. “Seorang wanita yang lebih tua yang tidak menjalani operasi serviksnya memiliki risiko terkena kanker serviks yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan wanita yang lebih muda,” kata ketua tim peneliti Mary C. White, ScD, Kepala Cabang Epidemiologi dan Penelitian Terapan, Divisi Pencegahan dan Pengendalian Kanker, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Atlanta, Amerika Serikat.

Ucapan tersebut, seperti dikutip situs medicalnewstoday.com (3/5/2017) didasari oleh studinya. Dengan menggunakan data dari Survei Wawancara Kesehatan Nasional 2013 dan 2015, para peneliti mengamati penggunaan tes skrining dan tingkat kanker serviks untuk wanita berusia 65 tahun ke atas. Mereka menemukan bahwa ketika dikoreksi untuk histerektomi, tingkat kejadian kanker serviks meningkat seiring bertambahnya usia hingga 70 dan tidak mulai menurun sampai usia 85 tahun.

Pada tahun 2013, seperlima kasus kanker serviks dan sepertiga kematian akibat kanker serviks terjadi di kalangan wanita berusia 65 tahun ke atas. Rekomendasi saat ini mengatakan bahwa skrining dapat dihentikan pada usia 65 jika riwayat pengujian yang memadai menunjukkan hasil negatif yang konsisten.

Banyak wanita yang berusia 65 tahun tidak mendapatkan skrining yang cukup. Hampir 850.000 wanita berusia 61-65 tahun belum pernah diskrining dalam lima tahun terakhir. Sementara hanya 12% wanita berusia 40-an yang tidak memiliki riwayat penyaringan baru-baru ini, jumlah tersebut semakin meningkat untuk wanita berusia 50 dan 60an.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *