Awas Malaria Makin Resisten terhadap Pengobatan

Awas Malaria Makin Resisten terhadap Pengobatan
Awas Malaria Makin Resisten terhadap Pengobatan

Hati-hati dengan Malaria. Kini penyakit itu makin sulit diobati. Buktinya empat warga Inggris yang terkena malaria sepulang dari Afrika, tak bisa diselamatkan nyawanya. Padahal ia sudah diobati dengan kombinasi obat malaria: artemether-lumefantrine.

Dalam situs reuters.com tiga hari lalu, 2 pasien sepulang dari Uganda dan masing-masing seorangd ari Angola dan Liberia. Semua pasien itu menunjukkan resistensi terhadap pengobatan teranyar. Sebenarnya obat itu bisa direspon dengan baik. Setelah membaik, pasien dipulangkan ke rumah. Namun setiba di rumah, penyakitnya kambuh kembali dan tak bisa diselamatkan.

Akibat peristwia itu, sejumlah pasien lain kini diterapi dengan obat lain. Kemudian pemerintah setempat meemriksa sampel parasit peneybab malaria, yang hingga belum diketahui hasilnya. Di Inggris dilaporkan sebanyak 1.500-2.000 orang terkena malaria.

Dr Colin Sutherland dari London School of Hygiene and Tropical Medicine mengatakan masyarakat dan pemerintah agar lebih berhati-hati. “ini tanda-tanda awal yang meminta kita untuk segera serius menghadapinya sebelum kejadian ini menyebar dan menimpa orang lain,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*