Anak Muda Dilarang Merokok Sebab Bisa Terkena Serangan Jantung Hebat

Anak Muda Dilarang Merokok Sebab Bisa Terkena Serangan Jantung Hebat
Anak Muda Dilarang Merokok Sebab Bisa Terkena Serangan Jantung Hebat

Ini peringatan baru buat perokok muda. Datangnya dari hasil studi lembaga Pusat Kardiotoraks Yorkshire Selatan, Inggris. Dalam riset yang dimuat situs medicalnewstoday.com, perokok muda rentan terkena serangan jantung yang sangat serius.

Dalam siaran yang dilansir Selasa (29/11/2016), mereka meneliti 1.727 orang dewasa muda yang menjalani terapi serangan jantung tipe STEMI atau infark miokard ST-segmen elevasi. STEMI mengacu pada kelainan otot jantung, dimana otot jantung mendadak sangat lemah untuk memompa darah. Polanya akan terlihat hanya dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG).

Setelah diperiksa dari catatan medis mereka yang tersimpan di Kantor Statistik Survei Rumah Tangga Terpadu Nasional, Yorkshire Selatan, ternyata hampir setengah dari 1.727 pasien – atau 48,5% – merupakan perokok sampai sekarang. Sisanya, lebih dari 27% mantan perokok, dan seperempatnya lagi bukan perokok.

Risiko tertinggi ditemukan di antara perokok di bawah 50 tahun, yang hampir 8,5 kali lebih mungkin untuk mengalami serangan jantung STEMI dibandingkan bukan perokok dan mantan perokok gabungan. Dari situ, peneliti berkesimpulan perokok berusia muda berisiko 8 kali untuk terkena serangan jantung hebat.

Perokok muda merupakan golongan usia kini menjadi konsumen rokok. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat, lebih dari 16 juta orang Amerika hidup dengan penyakit yang disebabkan oleh merokok. Kanker, penyakit jantung, dan stroke hanya beberapa kondisi yang disebabkan oleh merokok. Penggunaan tembakau juga menyebabkan penyakit paru-paru, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

CDC melaporkan bahwa 1 dari 3 kematian akibat penyakit kardiovaskular (CVD) disebabkan oleh tembakau. CVD meliputi beberapa jenis kondisi jantung. Bentuk yang paling umum dari CVD di Amerika Serikat adalah penyakit jantung koroner, yang akhirnya mengarah pada serangan jantung.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*