Advanced Medicine: Solusi Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif terus bermunculan dan banyak memakan korban. Namun kini para ilmuwan juga berupaya menciptakan berbagai pengobatan. Salah satunya adalah advanced medicine. Menurut Prof Dr dr Ikrar Taruna, ilmuwan Universitas California, Irvine, Amerika Serikat. Berikut beberapa sumbangsih ilmunya pada acara di Ikatan Dokter Indonesia, Jalan Sam Ratulangi, Jakarta Pusat, Sabtu pekan lalu.

Dewasa ini sedang berkembang metode pengobatan Advanced Medicine merupakan teknik pengobatan terkini, yang canggih, berket kemajuan ilmu kedokteran modern. Advanced Medicine, memiliki 5 pinsip pengobatan utama yaitu: 1. Cells Therapy (Terapi Stem Cells), 2. Growth Factors Stimulation (Pemanfaatan Growth Factor dari dalam tubuh), 3. Particles Therapy (Penggunaan Particles Biologi dalam membangun struktur utama dalam tubuh), 4. Nano-Therapy (Menggunakan Metode Nanotechnology dalam pengobatan), 5. Gene-Therapy (Memanfaatkan technology genetic untuk menstimulation reprogram genetic dalam tubuh).

Metode Advanced medicine, dapat mengobati, berbagai penyakit degenerative, yang dimana pasien, bahkan dokternya telah kehilangan harapan penyembuhan, dalam istilahnya penyakit-penyakit Hopeless, seperti: Cerebral Palsy, Parkinson Disorder, Post Stroke Rehabilitation, Emphysema, Ejection Fractions, Cardiac Infarctions, Gangguan Cardiovascular dan Jantung, Diabetes Miletus, Autism, Erection Dysfunction, Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), Kidney Failure, Regenerative Geriatric. (khususnya penyakit kronis akibat degeneration dan ketuan).

Secara lebih luas, berikut Penjelasannya:

1. Cells Therapy (Terapi Sel Punca)

Cells Therapy adalah terapi yang menggunakan sel punca (stem cells) yang dimasukkan kedalam tubuh penderita. Hal ini memasukkan sel-sel hidup. Misalnya, sel-sel T mampu melawan sel-sel kanker melalui imunitas seluler dapat disuntikkan dalam perjalanan imunoterapi. Terapi sel menghasilkan manfaat positif, bahkan berdasarkan hasil clinical trial dan pengobatan pada pasien kami di USA, stem cells ini dapat digunakan untuk membantu mencegah tubuh manusia menolak transplantasi organ, dan berbagai penyakit degenerative yang sangat sulit diobati dengan benogbatan konvensional.

Ternyata Terapi Sel atau Cells Therapy ini effective untuk mengobati beberapa penyakit, misalnya: Cerebral Palsy, Parkinson Disorder, Emphysema, Ejection Fractions, Diabetes, Autism, dll. Sumber Stem Cells tersebut: Sumsum Tulang (Bone Marrow), Tali Pusat Bayi Sehat (Umbilical Cord), Jaringan Lemak Pasien (Adiponectin Tissue) dan Darah pasien sendiri dengan pengolahan tertentu.

2. Growth Factors Stimulation (Pemanfaatan Growth Factor dari dalam tubuh)

Terapi faktor pertumbuhan adalah penggunaan faktor pertumbuhan untuk mempromosikan penyembuhan tubuh. Dewasa ini berkat kemajuan teknologi kedokteran, telah berhasil dibuktikan bahwa Growt Factor, atau factor pertubuhan, menjadi factor yang sangat penting, untuk menjaga kesehatan tubuh, merangsang pengobatan, dan meperkuat kemampuan tubuh dalam melwan berbagai penyakit, bahkan factor pertumbuhan ini menjadi penentu keberhasilan pengobatan.

Dengan menstimulasi factor penting tersebut, maka pengobatan akan berefek sanat luarbiasa. Beberapa jenis Growt Factor sbb: erythropoietin (EPO), granulocyte colony-stimulating factor (G-CSF) dan granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF), dll. Keuntungan dari teknik ini, adalah terapi faktor pertumbuhan adalah bahwa ia menggunakan sel-sel tubuh sendiri untuk mempromosikan penyembuhan. Penggunaannya juga dapat mempercepat waktu yang diperlukan untuk luka untuk menyembuhkan, menghasilkan penurunan lebih besar dari cacat atau ketidaknyamanan bagi pasien.

3. Particles Therapy (Penggunaan Particles Biologi dalam membangun struktur utama dalam tubuh)

Pada penelitian kami, dan aplikasi pelayanan pasien, kami menemukan bahwa ada partikel biologi yang terdapat, setelah stem cells diekstrak, dan ukuran molekulnya lebih kecil dari 2 mikrometer tetapi lebih besar dari 200 nano meter. Ternyata partikel ini sangat penting dalam proses agregasi dan meregenerasi tubuh yang mengalami kerusakan. Sehingga dengan menggunakan partikel ini pada pasien, beberapa pasien yang mengalami kerusakan ginjal, kerusakan pangkreas, paru-paru dan jaringan otaknya bias mengalami perbaikan dengan cepat.

4. Nano-Therapy (Menggunakan Metode Nanotechnology dalam pengobatan)

Nano adalah aplikasi medis dari nanoteknologi. Nano berkisar dari aplikasi medis Nanomaterials dan perangkat biologis, untuk biosensor nanoelectronic, dan bahkan aplikasi masa depan mungkin nanoteknologi molekul seperti mesin biologis. masalah saat ini untuk nano melibatkan memahami isu-isu yang berkaitan dengan toksisitas dan dampak lingkungan dari bahan nano (bahan yang strukturnya adalah pada skala nanometer, yaitu billionths meter). Misalnya pengobatan Ozon.

5. Gene-Therapy (Memanfaatkan technology genetic untuk menstimulation reprogram genetic dalam tubuh)

Terapi gen merupakan teknik eksperimental yang menggunakan gen untuk mengobati atau mencegah penyakit. Teknik ini memungkinkan dokter untuk mengobati gangguan dengan memasukkan gen ke dalam sel pasien daripada menggunakan obat atau operasi. Hal ini dapat dilakukan dengan metode: Menggantikan gen yang bermutasi dan menyebabkan penyakit dengan salinan gen yang sehat. Menonaktifkan, gen yang bermutasi berfungsi tidak semestinya diganti dengan gen sehat. Memperkenalkan gen baru ke dalam tubuh untuk membantu melawan penyakit. Teknik ini bias digabungkan dengan cell therapy dan immunotherapy.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *