20 July 2024

Banyak Orang Indonesia Investasi di IAS, Ada Apa

Read Time:2 Minute, 2 Second

WARTABUGAR – Data publikasi Kementerian Keuangan Amerika Serikat memperlihatkan tingginya animo masyarakat Indonesia berinvestasi di Amerika Serikat (AS).

Aset long term securities investor Indonesia di pasar modal AS mengalami peningkatan hingga 9,87 kali lipat dalam kurun waktu September 2018 hingga September 2022. 

Nilai aset naik dari 358 juta dolar AS di tahun 2018 menjadi 3,5 miliar dolar AS di tahun 2022.

Peningkatan aset ini terjadi justru di saat negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand mengalami penurunan. 

Kementerian Keuangan AS (US Department of Treasury) secara rutin mempublikasikan data aset sekuritas (efek) termasuk saham lintas batas yang diperdagangkan oleh penduduk luar negeri.

Termasuk juga efek luar negeri yang diperdagangkan oleh penduduk AS. Publik bisa mengaksesnya di https://home.treasury.gov/data/treasury-international-capital-tic-system-home-page/tic-forms-instructions/securities-b-portfolio-holdings-of-us-and-foreign-securities. 

Sebagai pengembang aplikasi yang bermitra dengan PT. Valbury Asia Futures untuk memberikan akses investor ritel Indonesia ke perusahaan terbuka di AS, Gotrade Indonesia mengapresiasi perkembangan positif ini. Gotrade meyakini pertumbuhan masif tersebut masih akan terjadi di tahun 2023.

Kinerja tahun lalu tersebut membuat Gotrade akan melakukan berbagai ekspansi usaha di tahun ini. 

Vice President Gotrade Indonesia Ajisatria Suleiman sendiri meyakini bahwa penduduk Indonesia sudah sejak lama memanfaatkan produk keuangan di Amerika Serikat sebagai sarana mengelola diversifikasi risiko investasi.

Aji menilai ketidakpastian ekonomi global juga menjadi pendorong kebutuhan diversifikasi risiko tersebut. 

Statistik ini menunjukkan buktinya. Namun sayangnya, selama ini opsi penting diversifikasi investasi ini hanya dimiliki oleh kalangan terbatas saja.

“Tapi sekarang, dengan adanya platform Gotrade pada Valbury yang aman dan didukung kerangka regulasi Indonesia yang ketat, semua lapisan investor ritel Indonesia akan mudah memasuki bursa AS sebagai salah satu opsi portofolio investasi mereka,” jelas Aji. 

Selama ini Gotrade Indonesia  merupakan sistem resmi dan legal yang digunakan oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk menyelenggarakan Penyaluran Amanat Nasabah melalui PT. Valbury Asia Futures, suatu pialang berjangka yang berizin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

Lewat Valbury Asia Futures, investor Indonesia dapat mengakses berbagai bursa berjangka luar negeri. Seluruh transaksi menjadi aman dan tercatat di BBJ dan lembaga Kliring Berjangka Indonesia (KBI). 

Sejak tahun lalu, Gotrade telah memfasilitasi BBJ untuk menyediakan trading kontrak derivatif saham fraksional ke dua bursa terbesar dunia di AS.

Di New York Stock Exchange (NYSE) dan NASDAQ, saat ini Gotrade menyediakan total 50 saham emiten yang dapat diperjualbelikan dengan mudah dan terjangkau. Sistem perdagangan ini sepenuhnya mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 2 tahun 2022. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ini Daftar Obat Sirup Yang Aman Dikonsumsi
Menkes Budi Gunadi Sadikin Next post Ini Tips Menkes Agar Anak Tak Lahir dan Tumbuh Stunting