16 July 2024

Read Time:2 Minute, 51 Second

WARTABUGAR – PT Ineco Solar Solutions (“Inecosolar”) diakuisisi Yinson Renewables (“YR”), divisi energi terbarukan perusahaan infrastruktur dan teknologi energi global Yinson Holdings Berhad, (“Yinson”).

YR adalah perusahaan listrik swasta energi bersih terkemuka dengan portofolio aset kuat di seluruh rantai nilai energi terbarukan yang berfokus pada tiga wilayah inti di Amerika Latin, Eropa, dan Asia-Pasifik.

Pada saat ini, YR memiliki aset operasional serta aset sedang dibangun berkapasitas 460 MW, proyek berkapasitas sekitar 1,5 GW telah diraih dan sedang dikerjakan, dan proyek lain berkapasitas 3 GW hingga 5 GW dalam tahap pengembangan awal.

Melalui akuisisi itu, Inecosolar akan dapat memulai rencana perkembangannya, termasuk menyediakan solusi lengkap tanpa modal, mengembangkan portofolio proyeknya, dan mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan listrik swasta (Independent Power Producer, IPP) di Indonesia dan di manca negara.

Akuisisi itu juga sejalan dengan cita-cita Inecosolar untuk mendukung visi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia hingga 23% pada 2025.

Tahun lalu, Indonesia mengumumkan komitmennya untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah diberi label “RUPTL Hijau” karena meningkatnya pangsa energi terbarukan dalam rencana proyek masa depan Indonesia – sekitar 20,9 GW secara total, dengan pangsa tenaga surya sebesar 4,7 GW dicapai dalam dasawarsa berikutnya.

RUPTL juga menekankan peran penting swasta, dan memperkirakan bahwa 63,7% kapasitas tenaga surya baru Indonesia akan dikembangkan oleh IPP pada dasawarsa berikut.

Kesepakatan tanpa modal memungkinkan pelaku bisnis menggunakan panel surya atap photovoltaic (PV) tanpa uang muka dan memperoleh manfaat berupa tarif listrik rendah dalam waktu 15 hingga 20 tahun.

Inecosolar berkeinginan menjadi pelopor panel surya atap di pasar Indonesia dengan solusi inovatif dan kompetitif.

Pendiri dan Direktur Inecosolar, Benoît Prim mengaku senang dapat menjadi bagian dari Yinson Renewables untuk melanjutkan perjalanan untuk meraih keberhasilan dan pencapaian baru dalam proses transisi energi di Indonesia.

“Penting bagi kami untuk memiliki mitra strategis, yang tidak hanya memahami energi, tetapi juga memiliki visi sama tentang bagaimana melakukan sesuatu dengan cara berbeda dan lebih efisien di pasar,” ujar Prim.

“Dengan kerjasama ini kami berharap dapat memberikan solusi inovatif kepada pelanggan kami di Indonesia. Mari kita mulai perjalanan ini!,” tambah Prim dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (19/9/2022).

Ia juga mengajak perseorangan dan pemilik bisnis komersial untuk menjalin komunikasi guna mengetahui lebih lanjut tentang solusi tenaga surya yang menarik dan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Sebagai penyedia solusi surya yang langsung dapat dioperasikan (siap pakai), kami dapat memproyeksikan potensi penghematan energi dan biaya, memasang sistem dan terus memeliharanya untuk Anda selama bertahun-tahun mendatang,” lanjut Benoît.

Sementara itu, Chief Executive Officer Yinson Renewables, David Brunt mengungkapkan, Indonesia berkontribusi sekitar seperempat dari kegiatan ekonomi Asia Tenggara dan diproyeksikan menjadi perekonomian global utama.

Dengan pasar energi terbarukan yang baru saja muncul, Indonesia siap menjadi pusat utama transisi energi.

“Kami berterima kasih atas kesempatan ini untuk mendukung tujuan energi terbarukan Indonesia seraya berkontribusi pada pemerataan energi lebih kokoh di negara ini,” ujar Brunt

Kemudian Vice President Business Development, Yinson Renewables, Marius Kleiven menyambut integrasi Inecosolar dengan Yinson Renewables.

Penting bagi Yinson Renewables menemukan mitra lokal, yang memiliki pemahaman kuat tentang dinamika pasar lokal, guna menjalankan strategi perkembangan Yinson.

Pihaknya  telah bekerja sama selama dua tahun dan menjalin hubungan baik dengan Inecosolar berlandaskan atas kesamaan visi untuk menyediakan listrik ramah lingkungan dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dunia.

“Saya yakin, melalui kerja sama ini, kami dapat mendukung tujuan Indonesia menjadi eksportir utama tenaga surya di kawasan ini,” ucap Kleiven.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Royal Enfield Gelar Berkendara Seluruh Dunia, 800 Peserta Asal Indonesia Ikut Serta
Next post UOB-Sompo Insurance Luncurkan SME Digital Insurance, Asuransi Khus UMKM