Read Time:1 Minute, 12 Second

WARTABUGAR – Merebaknya penyakit menular pada hewan ternak yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai cukup mengkhawatirkan, terlebih bagi masyarakat yang takut penyakit tersebut menular ke manusia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, PMK pada hewan ternak tidak bersifat zoonosis, yang artinya tidak dapat menular atau menginfeksi manusia.

“Karenanya masyarakat tidak perlu panik dan khawatir dalam mengonsumsi daging dan susu, asal diolah atau dimasak dengan benar, maka aman,” ujar Suharini dilansir dari republika.co.id (18/5/2022).

PMK merupakan sejenis virus akut dan sangat menular bagi hewan ternak yang memiliki kuku belah seperti kambing, domba, kerbau, sapi, dan babi. Tingkat penularannya bahkan mencapai 100%.

Suharini memaparkan, virus PMK biasanya terkandung dalam darah, air liur, serta jeroan hewan yang sakit. Virus ini dapat menular ke hewan lainnya melalui air cucian jeroan dan sampah sisa jeroan yang termakan oleh hewan lain.

Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir karena penyakit ini tidak menular ke manusia. Konsumsi daging dan susu hewan ternak pun bisa tetap aman dengan memperhatikan beberapa cara.

Salah satunya, konsumsi susu dengan cara dimasak hingga mendidih selama lima menit sembari diaduk perlahan. Sedangkan daging bisa dibersihkan dengan cara direbus dalam air mendidih selama 30 menit atau disimpan di lemari pendingin selama 24 jam untuk mematikan virus PMK. Jangan cuci daging karena dapat menyebarkan virus dan bakterin.

Perhatikan juga kebersihan diri dan lingkungan saat akan mengolah daging, pastikan selalu bersih seperti alat potong, talenan, dan area sekitarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Gedung ICDX Previous post ICDX Group Bermitra dengan Helixtap Technologies Lewat Kontrak Jangka Panjang Karet
Next post Catat Gejala Hepatitis Akut
RSS
Follow by Email