Read Time:1 Minute, 3 Second

WARTABUGAR – Subvarian COVID-19 terbaru yang ditemukan secara global yakni XE, XD dan XF belum masuk ke Indonesia. Subvarian ini ada yang berasal dari BA.1 dan BA.2 maupun Delta dan Omicron.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, untuk subvarian XE merupakan gabungan dari genetik sub varian BA.1 dan BA.2.

“Ini pertama kali terdeteksi dari spesimen pada tanggal 19 Januari di Inggris dan di sana sudah ada 763 kasus XE yang ditemukan,” jelas Tarmizi dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, (14/4/2022).

Subvarian XE dinilai lebih cepat menular dibandingkan subvarian BA.2, namun masih perlu bukti epidemiologis untuk melihat perubahannya di masyarakat.

Sementara itu subvarian XD dan XF merupakan gabungan dari varian Delta AY.4 dan Omicron BA.1. Subvarian XF ditemukan di Inggris namun masih sangat kecil.

Hingga saat ini, tidak ada perbedaan gejala khusus di antara ketiga subvarian COVID-19 tersebut. Subvarian ini juga masih sejenis dengan varian Omicron.

Tarmizi menambahkan, subvarian ini menjadi kewaspadaan karena dikatakan lebih cepat menular dibandingkan varian Omicron. Untuk dapat melakukan mitigasi maka harus menjadi perhatian bersama.

“Karena kita sebagai bagian dari upaya menekan penularan dan memitigasi dampak daripada penularan tersebut, maka sub varian – sub varian ini menjadi perhatian kita bersama,” tutup Tarmizi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Terapi baru serangan jantung Previous post Penderita Penyakit Jantung bOleh Berpuasa, Asal
peresmian salah satu outlet Erafone Next post Keren, Erajaya Sukses Cetak Laba Rp1,1 Trilyun!
RSS
Follow by Email