Read Time:1 Minute, 37 Second

WARTABUGAR – Ibu hamil muda atau trimester pertama yang ingin berpuasa mungkin bertanya-tanya, apakah aman tetap menjalankan ibadah puasa saat hamil? Ada berbagai hal yang harus menjadi pertimbangan.

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Klinik Bamed, Muhammad Fadli menjelaskan, saat hamil muda atau kurang dari 14 minggu, organ vital janin baru saja tumbuh. Sehingga, banyak membutuhkan nutrisi penting.

“Penelitian membuktikan bahwa ada risiko 1,5 kali bayi lahir dengan berat lebih rendah apabila ibu berpuasa saat trimester pertama,” jelas Fadli dalam acara virtual dikutip dari suara.com (1/4/2022).

Karenanya, lanjut Fadli, ibu hamil di trimester pertama dianjurkan untuk tidak berpuasa. Terlebih jika ada keluhan mual dan muntah yang dapat menimbulkan risiko dehidrasi pada ibu dan akan berdampak pada janin.

“Apabila kehamilan sudah masuk trimester kedua atau janin berusia di atas 14 minggu, maka berpuasa aman dilakukan,” imbuh Fadli.

Puasa bagi ibu hamil sebenarnya memiliki banyak manfaat, salah satunya agar terhindar dari penyakit gula saat menjalani kehamilan, atau diabetes gestasional. Manfaat lainnya menjaga agar berat badan lebih stabil.

Fadli tetap merekomendasikan agar ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kandungan untuk memastikan apakah kondisinya benar-benar aman untuk berpuasa, atau tidak.

Namun demikian, bagi ibu hamil trimester kedua dan ketiga yang ingin berpuasa diperbolehkan selama tidak ada keluhan atau gangguan kesehatan tertentu. Jangan abaikan konsultasi rutin dan amati jika ada tanda-tanda dehidrasi, maka segera batalkan puasa.

“Ada tanda-tanda yang wajib diperhatikan, seperti berat badan ibu ataupun janin turun, tanda-tanda dehidrasi seperti haus yang berlebihan, pusing, air seni kuning pekat ataupun merasakan gerakan bayi yang berkurang,” tambahnya.

Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, agar tetap kuat maka pastikan minum air mineral total 2,5 liter sehari saat sahur dan berbuka, mengurangi konsumsi kafein, mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari kelelahan dan perbanyak makan karbohidrat kompleks.

“Selama ibu dan kandungannya dinyatakan sehat oleh dokter, ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa asalkan saat sahur dan berbuka ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi,” tutup Fadli.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Agung Laksamana Previous post Praktisi Kehumasan Perlu Sigap Hadapi Pandemi COVID-19
Penempatan tenaga Kesehatan ke Daerah terpencil Masih Penting Next post Perlunya Telehealth Di Masa Pandemi
RSS
Follow by Email