Read Time:1 Minute, 10 Second

WARTABUGAR – Ibu hamil perlu perlindungan lebih di masa pandemi COVID-19. Pasalnya, kondisi kehamilan memerlukan tambahan proteksi untuk melindungi tubuh ibu dan janin dari paparan virus.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Edy Priyanto. Ibu hamil yang belum divaksin COVID-19 sebaiknya segera divaksin, termasuk dosis ketiga untuk booster.

“Vaksinasi akan melindungi para ibu hamil, mengingat ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan, yang menjadi prioritas perhatian di tengah program percepatan penanganan pandemi COVID-19,” papar Edy dikutip dari republika.co.id (30/3/2022).

Ibu hamil yang usia kandungannya telah memasuki akhir trimester pertama dianjurkan untuk segera mendapatkan vaksinasi COVID-19. Menurut Edy, cakupan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil perlu ditingkatkan melalui sosialisasi pentingnya vaksin.

Sosialisasi melalui fasilitas kesehatan seperti posyandu, puskesmas atau klinik dan juga edukasi melalui media sosial akan berperan penting. Edy juga menyarankan agar ibu hamil memeriksakan kondisi kesehatan diri dan janinnya secara berkala.

“Kontrol rutin bisa dilakukan setidaknya enam hingga delapan kali selama masa kehamilan, namun untuk kondisi kegawatdaruratan maka ibu hamil perlu segera mendatangi fasilitas kesehatan agar dapat langsung mendapatkan penanganan cepat,” imbuh Edy.

Kondisi gawat darurat misalnya jika terjadi perdarahan dari jalan lahir, pecahnya air ketuban, atau janin yang kurang aktif bergerak. Para ibu hamil perlu memahami kondisi tubuh dan janinnya agar dapat segera mendapat penanganan dan mencegah dari hal-hal yang mengganggu kelangsungan kehamilan.

 

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
Pin Share
Previous post Indonesia Meraih 10 Besar Pasar Film Dunia
Next post Ini Manfaat Baru Makan Alpukat
RSS
Follow by Email