16 July 2024

Ikuti Saran Untuk Mencegah Kanker Kolorektal

Read Time:1 Minute, 56 Second

WARTABUGAR – Kanker kolorektal termasuk salah satu penyebab kematian terberat di dunia. Kanker yang menyerang usus besar ini memang masih diperdebatkan penyebabnya, tetapi risikonya dapat dicegah sedini mungkin.

Direktur Onkologi Medis dan Hemato-Onkologi di Fortis Group of Hospitals di Bangalore India, Niti Raizada menjelaskan, kanker kolorektal biasanya berkembang ketika sel-sel sehat di usus besar atau lapisan rektum berubah dan tumbuh menjadi tumor yang tidak terkendali.

“Para peneliti masih berusaha mencari tahu penyebab kanker kolorektal dan cara pencegahannya, ada cara untuk mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal,” ujar Raizada dilansir dari laman Hindustan Times (17/2/2022).

Kepala Layanan Kolorektal di wilayah Karnataka dan Konsultan Senior Ahli Bedah Kolorektal (Onkologi Kolorektal, Peritoneal & Panggul) di Institut Bedah Kolorektal Apollo (AICRS) India, Narasimhaiah Srinivasaiah membeberkan tips untuk mencegah risiko kanker kolorektal. Ia menilai bahwa faktor lingkungan seperti makanan, air, dan polusi udara berperan hingga 95% meningkatkan risiko kanker kolorektal, selain faktor lainnya seperti gaya hidup, stres, obesitas, kurang alkohol, dan kebiasaan merokok, minum alkohol dan konsumsi junk food.

“Pengurangan risiko dengan kesadaran yang benar, gaya hidup sehat, olahraga teratur dan diet seimbang dengan buah, sayuran, biji-bijian dan makanan yang mengandung serat adalah beberapa cara untuk mengurangi kemungkinan tertular kanker jenis ini,” jelas Srinivasaiah.

Skrining rutin juga sangat dianjurkan. Selain itu, nutrisi seimbang dan perbanyak sayuran. Selain menu vegetarian, daging segar tanpa lemak yang dimasak perlahan pada suhu sedang juga lebih baik untuk dikonsumsi.

Lebih lanjut, Srinivasaiah menegaskan, makanan yang dikonsumsi sebaiknya kaya akan serat, folat, kalsium, dan vitamin D. Lalu, kebiasaan buang air yang perlu diperhatikan. Sebab menurutnya, kebiasaan buang air dengan posisi toilet yang tidak sehat dapat menyebabkan tinja mengandung kadar metabolit beracun yang tinggi seperti amonia, hal ini dapat memicu kerusakan lapisan usus besar sehingga menyebabkan kanker.

“Terapkan perubahan gaya hidup sehat, lakukan olahraga setiap hari dan pertahankan berat badan Anda,” imbuhnya.

Senada dengan Srinivasaiah, Raizada juga mengingatkan risiko kanker kolorektal dapat dikurangi dengan perbanyak makan buah dan sayur, serta mengurangi asupan daging merah. Orang yang rutin mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D juga terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena kanker kolorektal menurut penelitian.

Jika ingin melakukan skrining dan ditemukan polip, pasien dianjurkan untuk melakukan kolonoskopi untuk mencegah kanker kolorektal. Sebagai tindak pencegahan lanjutan, konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid menurut penelitian dapat membantu orang dengan riwayat kanker kolorektal atau polip. Namun, harus tetap dikonsultasikan ke dokter.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post UOB Cetak Rekor Baru Pendapatan
Next post Siapa Bilang Efek Samping Kemoterapi Tak bisa Dikurangi? Begini Caranya