Read Time:1 Minute, 2 Second

WARTABUGAR – Penyakit paru-paru masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di tanah air. Karenanya, berbagai upaya pencegahan terus dilakukan, salah satunya melalui imunisasi khususnya bagi balita.

Imunisasi PCV atau vaksin Pneumokokus Konyugasi diberikan secara gratis untuk mencegah penyakit radang paru atau pneumonia. Penyakit tersebut terjadi akibat adanya infeksi bakteri.

Penyebab utama infeksi bakteri pada paru tersebut berasal dari mikroorganisme seperti jamur, virus, dan bahan kimia lainnya. Radang paru umumnya sebagian besar disebabkan oleh bakteri pneumokokus.

Epidemiolog Universitas Airlangga Surabaya, Atoillah Isfandiari menjelaskan, beberapa gejala yang dialami oleh penderita radang paru di antaranya batuk pilek di saluran pernapasan bagian atas. Ini termasuk gejala ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Lama-kelamaan, infeksi ini bisa merusak fungsi paru.

“Bakteri pneumokokus ini juga kalau masuk ke paru-paru menyebabkan radang atau pneumonia,” jelas Atoillah dikutip dari situs Republika.co.id, (25/11/2021).

Kelompok dengan risiko terkena radang paru yang paling tinggi adalah balita, terutama yang usianya masih di bawah satu tahun. Gejalanya diawali dengan batuk pilek seperti flu biasa, yang lama-kelamaan menjadi parah dan menimbulkan sesak napas.

“Pada anak-anak atau balita seperti batuk pilek biasa, namun napasnya lama-kelamaan bisa ngos-ngosan, kalau begini, balitanya segera bawa ke dokter atau puskesmas terdekat agar bisa cepat diantisipasi,” tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Awas Jangan Anggap Sepele Kanker Paru
Next post Citibank Indonesia Cetak Laba Rp 869 M di Triwulan Tiga 2021