16 July 2024

Ini Dia Pemenang Yang Mendapat Dana Riset Dari L’Oreal

Read Time:1 Minute, 27 Second

WARTABUGAR – L’Oréal Indoneai sia mengumumkan 4 ilmuwan perempuan sebagai pemenang yang berhak mendapatkan pendanaan riset L’Oréal-UNESCO For Women in Science (FWIS). Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan World Science Day for Peace and Development,

Keempat pemenang itu adalah Febty Febriani, Ph.D dari Peneliti di Pusat Riset Fisika – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Fransiska Krismastuti, Ph.D dari Peneliti di Pusat Riset Kimia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Magdalena Lenny Situmorang dari Kelompok Keilmuan Bioteknologi Mikroba, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung, dan Peni Ahmadi, Ph.D dari Peneliti di Pusat Riset Bioteknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam sambutannya,Umesh Phadke, President Director L’Oréal Indonesia mengatakan bahwa

kita semua percaya sains mampu menyelamatkan kehidupan. Sains tak hanya berperan di masa sekarang, namun juga menjawab tantangan masa depan, serta mendorong keberlanjutan bumi dan mahluk hidup bagi kita dan generasi berikutnya.

“Itulah mengapa, L’Oréal Indonesia selama lebih dari 17 tahun berkomitmen untuk terus memajukan perempuan dalam dunia sains,” ujarnya dalam rilis yang diterima WARTABUGAR (10/11/2021).

Sementara itu, Febty menyambut gembira atas penghargaan yang diberikan L’Oreal. “Melalui sains, saya ingin berkontribusi menyelamatkan kehidupan manusia dengan mengembangkan early warning system prakiraan kejadian gempa dan memetakan heterogenitas kerak bumi Indonesia,” ujarnya.

Melihat letak geografis Indonesia yang rentan terjadinya gempa dan tsunami, Febty ingin menganalisis karakteristik heterogenitas kerak di Indonesia untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi dan tsunami.

Febty sedang melakukan analisa pada data geomagnetik dalam rangka memetakan karakteristik heterogenitas kerak bumi Indonesia dan membangun sistem dengan metode yang divalidasi untuk menentukan prakiraan gempa jangka pendek dengan menggunakan data geomagnetik.

Harapan Febty, metode ini nantinya dapat digunakan sebagai early warning system yang dapat memperkirakan akan terjadinya gempa pada masa yang akan datang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Agar Terhindar Pikun, Coba Lakukan Diet Anti Inflamasi
Resistensi antibiotik Next post Menyedihkan, Tak Cuma Bahan Baku Obat, Alat Kesehatan Pun Masih Impor