16 July 2024

Pasien Kanker Paru Kini Ada Pilihan Obat Baru dari Takeda

Read Time:1 Minute, 40 Second

WARTABUGAR – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menyetujui penggunaan obat Exkivity. Obat yang dikenal dengan nama generik mobocertinib ini merupakan produksi perusahaan farmasi Jepang, Takeda, untuk mengobati pasien kanker paru-paru.

Exkivity adalah terapi oral pertama dan satu-satunya yang telah mendapatkan persetujuan untuk mengobati kanker paru-paru sel (NSCLC) yang telah mengalami mutasi reseptor epidermal (EGFR).

Penyakit ini biasanya berkembang selama proses kemoterapi, atau sesudah kemoterapi. Penyakit tersebut juga terkenal sulit diobati karena kondisinya yang kompleks.

Presiden Unit Bisnis Onkologi Global Takeda, Teresa Bitetti, mengatakan bahwa disetujuinya penggunaan Exkivity dapat menjadi opsi baru pengobatan yang efektif. Apalagi, kanker paru-paru yang sangat spesifik ini membutuhkan obat yang tepat dalam situasi mendesak.

Exkivity adalah terapi oral pertama dan satu-satunya yang dirancang khusus untuk menargetkan penyisipan EGFR Exon20, dan kami secara khusus didorong oleh durasi respons yang diamati dengan rata-rata sekitar 1,5 tahun.

‘Tonggak persetujuan ini memperkuat komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan pasien yang kurang terlayani populasi dalam komunitas onkologi,” ujar Bitetti dikutip dari Yahoo Finance, (16/9/2021).

Sementara itu, Pengurus Dana Farber Cancer Institute, Pasi A. Jänne,  mengatakan persetujuan penggunaan Exkivity dapat membantu pasien kanker paru-paru dengan kondisi yang sulit disembuhkan.

“Persetujuan Exkivity (mobocertinib) menandai langkah maju penting lainnya yang memberi dokter dan pasien mereka terapi oral target baru yang dirancang khusus untuk populasi pasien ini yang telah menunjukkan respons yang bermakna dan berkelanjutan secara klinis,” ujar Jänne.

Pasalnya, penderita kanker paru-paru sel (NSCLC EGFR) ini mengalami jenis kanker paru-paru yang tergolong sangat langka dan biasanya tidak terdiagnosis.

Pilihan pengobatan pun sangat terbatas. Kehadiran Exkivity bisa menjadi angin segar bagi pengobatan kanker jenis ini.

Namun demikian, Exkivity bukan berarti tanpa efek samping. Efek samping yang paling umum ditemui hingga 20% yaitu timbulnya ruam kulit, diare, mual, stomatitis, muntah, nafsu makan berkurang, paronikia, kelelahan, kulit kering, dan nyeri muskuloskeletal.

Exkivity dikenal sebagai obat inhibitor tirosin kinase oral (TKI) pertama di kelasnya. Obat ini secara khusus dirancang untuk menargetkan dan mengendalikan mutasi reseptor epidermal (EGFR).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Beri Perlakuan Sama Buat Disabilitas Gunakan Transportasi Umum
Next post Danone-Kemendikbudristek Jalin Kerjasama Maksimalkan Akses Pendidikan Anak