WARTABUGAR – Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Hanmi Pharmaceuticals, masih terus berkecimpung di pasar obat untuk mengatasi kecanduan merokok.

Hanmi sempat menjalin kerja sama dengan Pfizer dalam produksi obat Champix yang mengandung varenicline tartrate, namun gagal di tahap litigasi paten.

Sebelumnya, Hanmi telah berhasil memproduksi obat terapi anti-nikotin dengan bahan dasar garam yang dimodifikasi, namun tidak berhasil memperoleh paten.

Tidak menyerah, Hanmi pun mencoba lagi dengan memproduksi obat anti-nikotin Nocotin S, tetapi akhirnya ditolak oleh Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan karena ditemukan kontaminan di dalamnya.

Hanmi Pharmaceuticals menyatakan secara tertulis bahwa pihaknya belum menyerah untuk memproduksi obat anti-nikotin berbasis varenicline, dan memutuskan untuk mencoba lagi dengan varenicline generik generasi ketiga.

Korea meluncurkan Nocotin pada November 2018 sebelum paten zat asli berakhir, mencari peluang karena durasi paten zat yang diperpanjang tidak berlaku untuk obat yang dimodifikasi garam.

Hanmi kemudian datang dengan Nocotin S sebagai alternatif karena Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan mengesampingkan Nocotin untuk penjualan,” demikian pernyataan tertulis yang dikutip dari situs Korea Biomed, (12/9/2021).

Perusahaan farmasi Hanmi dinilai tidak akan menyerah dalam mengembangkan obat generik anti-nikotin, meski banyak ditinggalkan oleh kompetitornya.

Hanmi Pharmaceuticals mengawali bisnis obat anti-nikotinnya dengan Nicopion yang diproduksi oleh GSK, dengan bahan bupropion hidroklorida. Hingga saat ini, Hanmi pun masih menargetkan hak paten obat Champix produksi Pfizer dengan bahan dasar garam dimodifikasi.

Narasumber eksekutif industri yang tidak disebutkan namanya menuturkan, Hanmi Pharmaceutical telah mencoba berbagai cara untuk mematenkan produknya. Pihaknya persisten dan optimis untuk memperluas pasar obat anti-nikotin tersebut.

“Mempertimbangkan semua upaya yang telah dilakukan Hanmi Pharmaceutical sejauh ini, perusahaan kemungkinan akan terus mencoba mematenkan produknya dan memperluas pangsa pasarnya,” kata seorang eksekutif industri.

Previous post Avnet dan Cognian Berkolaborasi Kembangkan IoT Untuk Pelanggan Global
Next post Simak, Ini Rencana Perjalanan Yang Ditawarkan Kemanayo Semasa Pandemi