WARTABUGAR – Setelah berhasil mencatatkan pertumbuhan transaksi multilateral sebesar 57,9% pada semester I 2021, ICDX kembali meluncurkan sembilan produk valuta asing (valas) baru dalam kelompok produk derivatif GOFX.

Sembilan produk valas baru ini terdiri dari cross pair AUDCAD, GBPCAD, AUDCADMicro, GBPNZD, GBPCHF, GBPNZDMicro, EURCHF, NZDJPY, dan CHFJPYMicro. Peluncuran produk baru ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan multilateral di semester-2 tahun ini.

“Keuntungan dari perdagangan valas non-USD adalah trader dapat menghindari sejumlah peristiwa penting yang sensitif terhadap Dolar. Salah satu contohnya adalah tingginya risiko trading selama pengumuman non-farm payroll, baik sebelum atau sesudahnya.

Cross pair menawarkan cara yang lebih konservatif untuk trading dalam masa tersebut dengan harapan dapat menghindari volatilitas ekstrem yang sering dialami pada pairing USD,” ujar Vice President of Research & Development ICDX, Isa Djohari, dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (10/8/2021).

Keuntungan cross pair lainnya adalah carry trade, di mana trader dapat memanfaatkan suku bunga yang lebih tinggi yang disediakan oleh mata uang ini. Di satu sisi, pasangan mata uang utama (major pair) akan selalu bergerak searah atau saling berlawanan satu dengan yang lainnya seiring pergerakan nilai kurs Dollar yang menguat atau menurun.

Sedangkan cross pair memungkinkan pergerakan dengan pola baru karena tidak mengikuti pergerakan kurs Dollar. Selain itu, cross pair juga menawarkan alternatif yang sangat baik ketika pairing USD gagal menghasilkan trading yang signifikan.

Diluncurkannya sembilan produk valas baru ini juga sekaligus untuk merespon pertumbuhan multilateral transaksi valas ICDX, yang secara signifikan ditunjukkan oleh GOFX valas mikro yang meningkat sebesar 136% yaitu 102.050 lot selama Januari-Juli 2021.

Perkembangan kontrak valas ICDX khususnya pair mikro memberikan aksesibilitas bagi masyarakat untuk dapat bertransaksi valas dengan dana yang lebih sedikit karena initial margin yang sangat terjangkau.

Terlebih lagi, sembilan produk valas baru ini tidak banyak tersedia di broker Indonesia, sehingga masyarakat dapat mengaksesnya melalui broker yang menyediakan GOFX.

Kontrak spot forex GOFX merupakan yang pertama di Asia juga sebagai kontrak mikro legal pertama di Indonesia yang hanya tersedia di ICDX.

Sebagai produk derivatif yang diperdagangkan secara multilateral, semua transaksi GOFX ditransaksikan langsung di dalam bursa ICDX, sehingga harga yang terbentuk menjadi lebih adil transparan. Seluruh dana nasabah ditempatkan di lembaga kliring ICH untuk menjamin keamanan transaksi.

Melihat pertumbuhan yang cukup baik selama tujuh bulan pertama 2021, dan dengan diluncurkannya produk valas yang baru ini, ICDX optimis dapat terus meningkatkan volume transaksi multilateral khususnya valas hingga akhir tahun.

“Sebagai Bursa Komoditi, kami berupaya untuk selalu dapat menyediakan produk-produk multilateral baru yang diminati trader. Sembilan pair baru ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan trader yang tinggi untuk variasi produk valas multilateral,” pungkas Isa.

Previous post Aruna Dapat Pendanaan Rp500 M Untuk Bantu Nelayan
Next post Ini Dua Manfaat Baru Mengonsumsi Pisang