WARTABUGAR – Aruna, plaform digital yang bergerak di bidang pendanaan nelayan, mendapat pendanaan dari Prosus. East Ventures (Growth Fund) dan investor lainnya. Investor lainnya itu adalah AC Ventures, SIG, Vertex, MDI dan lainnya. Mereka memberikan pendanaan sekitar Rp500 miliar.

“Dengan pendanaan yang ada, Aruna memperluas jangkauannya untuk bisa merangkul lebih banyak nelayan bergabung, melakukan pengembangan teknologi yang lebih masif, penambahan jumlah tim dan peluang kerja baru serta menjalankan inisiatif-inisiatif yang berfokus pada isu keberlanjutan” ucap Utari selaku Chief Sustainability Officer dari Aruna.

Ini diklaim pendanaan seri A terbesar untuk sektor agritech dan maritim. Lantas, berapa besar potensi industri perikanan sampai Aruna mendapat pendanaan sebesar itu?

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, luas laut Indonesia mencakup 2/3 dari seluruh luas wilayah Indonesia, sekitar 5,8 juta kilometer persegi. Di dalam laut terdapat potensi sumber daya laut berupa perikanan. Laut Indonesia memiliki angka potensi lestari yang besar, yaitu 6,4 juta ton per tahun.

Aruna, dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (6/8/2021) merupakan startup teknologi yang menyediakan platform untuk mempermudah para nelayan untuk menjual produknya langsung ke pasar global dan domestik.

Di sektor perikanan dan maritim, Aruna hadir untuk mengurangi kesenjangan antara harga beli pada konsumen akhir dan harga jual dari nelayan kecil. Rantai pasok yang panjang menyebabkan nelayan kecil terpaksa menekan harga jualnya agar dapat tetap terjangkau bagi konsumen akhir, sehingga berpengaruh pada kesejahteraan mereka di desa pesisir.

Aruna membangun platform yang mengkonsolidasikan semua aspek dalam industri perikanan, dari mulai agregator untuk penawaran dan pembelian hingga pembiayaan sehingga dapat mengurangi kesenjangan harga ini, sekaligus meningkatkan taraf hidup nelayan.

Pada saat ini, Aruna telah membangun lebih dari 40 pusat komunitas nelayan yang tersebar di 13 provinsi, mayoritas di desa pesisir yang belum terjangkau perusahaan perikanan sejenis. Di sana, Aruna juga membuka lapangan pekerjaan sebagai pengolah hasil tangkapan dengan memberdayakan para wanita di daerah pesisir.

Pendanaan ini diharapkan dapat turut berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi di daerah pesisir, khususnya masyarakat yang terdampak pandemi.

vaksinasi pada remaja Previous post Antisipasi Varian Delta, Singapura Gelar Uji Klinis Dua Vaksin COVID-19
Next post Bursa Komoditi ICDX Meluncurkan 9 Produk Valuta Asing Baru