WARTABUGAR – DBS Bank Ltd., (DBS) dan Temasek mengumumkan penandatanganan perjanjian untuk meluncurkan platform pendanaan tahap lanjutan senilai 500 juta dolar AS, yang disebut EvolutionX Debt Capital (“EvolutionX”).

Berkantor pusat di Singapura, EvolutionX akan memberikan pilihan fleksibel tanpa jaminan ekuitas bagi perusahaan dalam tahap pertumbuhan dengan solusi teknologi di seluruh Asia, dengan fokus di Tiongkok, India, dan Asia Tenggara.

Pertumbuhan modal pinjaman (debt capital) menghadirkan peluang yang signifikan, dan EvolutionX akan berinvestasi dalam peluang ekonomi digital yang semakin meningkat – di berbagai sektor seperti layanan keuangan, konsumen, perawatan kesehatan (healthcare), pendidikan, dan pengembangan industri – untuk mempercepat pertumbuhan dan membangun generasi berikutnya dari para pemimpin di bidang teknologi.

Selain menciptakan solusi pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan modal di industri, kemitraan ini juga berfungsi sebagai perpanjangan alami dan berkelanjutan untuk inisiasi pendanaan tahap awal dan kegiatan investasi yang sudah dijalankan oleh DBS dan Temasek, menunjang kekuatan jaringan dan ekosistem yang diperluas melalui sinergi yang dibina.

EvolutionX menggabungkan keahlian investasi Temasek dan jaringan perbankan global DBS untuk meningkatkan dan lebih lanjut mengkatalisasi ekosistem teknologi yang berkembang pesat di Asia.

Tan Su Shan, Group Head of Institutional Banking, DBS, mengatakan, “Investasi di EvolutionX memberikan kesempatan bagi DBS untuk memainkan peran penting dalam memelihara dan membiayai pertumbuhan perusahaan unicorn masa depan Asia.

Tentu saja seraya menjalin kemitraan dan peluang ekosistem dengan perusahaan dengan solusi teknologi dan pertumbuhan tinggi ini.

Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan berkesinambungan, kami percaya pada investasi sebagai solusi yang mendemokratisasikan akses pembiayaan ke perusahaan dari semua ukuran dan tahap perkembangan untuk memberi mereka peluang terbaik mencapai upaya mereka.

“Pendanaan tahap lanjutan tumbuh pesat sebagai sumber pembiayaan pilihan bagi perusahaan dengan solusi teknologi dan pertumbuhan tinggi, yang secara tradisional hanya menerbitkan ekuitas sebagai sumber modal,” kata Su Shan dalam rilisnya yang diterima WARTABUGAR (30/7/2021).

Selain membantu pengusaha startup menghindari penurunan nilai ekuitas saham pada tahap awal pengembangan perusahaan, pendanaan tahap lanjutan juga berfungsi sebagai alat pelengkap untuk membantu perusahaan tersebut, yang sering kekurangan dana.

Itu semua melalui hambatan pasar dan ekonomi tak terduga dengan memperpanjang kemampuan mereka dalam membiayai kegiatan perusahaan.

Sementara itu, Rohit Sipahimalani, Chief Investment Strategist, Temasek mengatakan, teknologi dan digitalisasi akan berdampak luas di banyak sektor, dan akan terus mengubah ekonomi dan komunitas kita.

Temasek percaya pada penggunaan modal kami yang bertujuan untuk menciptakan dan mengkatalisasi solusi terhadap kesenjangan yang kita lihat saat ini, demi menstimulasi inovasi dan pertumbuhan dalam jangka panjang yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, kami senang dapat bermitra dengan DBS untuk memberikan alternatif yang berarti bagi perusahaan dalam tahap pertumbuhan dengan solusi teknologi di seluruh Asia yang mungkin membutuhkan pendanaan modal antara modal ventura dan pendanaan tahap lanjutan,” ujar Rohit.

Dengan EvolutionX, kami dapat membantu memberikan dukungan kepada perusahaan dan pengusaha yang mereka butuhkan untuk senantiasa tumbuh dan berkembang.”

Platform ini akan diketuai oleh Joint Interim CEOs Amit Sinha, Group Head of Telecoms, Media and Technology, Institutional Banking Group DBS, dan Aftab Mathur, Director, Investment (Innovation) at Temasek, sebelum penunjukan CEO dalam beberapa bulan ke depan.

 

 

About Post Author