WARTABUGAR – PT Phapros Tbk (PEHA), salah satu emiten farmasi di Indonesia, di tahun 2021 ini optimis bisa tingkatkan pendapatan hingga 2 digit. Pasalnya, sejak awal tahun perusahaan telah meraih pencapaian yang memuaskan dibanding sebelumnya.

Sekretaris PT Phapros Tbk, Zahmilia Akbar, menegaskan bahwa manajemen optimis karena penjualan produk-produk terkait COVID-19. Meski begitu, penjualan produk-produk lain juga membantu meningkatkan performa Phapros.

Lebih lanjut Zahmilia menuturkan, ada enam produk yang sudah dirilis dan masuk pasar dari total 11 produk yang akan diluncurkan Phapros. Empat produk di antaranya masih berhubungan dengan penanganan COVID-19.

“Kami masih optimis dengan performa kami. Saat ini kami telah launching enam produk, di mana empat diantaranya terkait dengan Covid-19, yaitu Vitamin D3, Vitamin C non acid, Dexamethasone 4 mg (Corsona), serta Zinc sirup,” ujar Zahmilia dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (21/7/2021).

Phapros berhasil membukukan kinerja yang cukup mengagumkan di awal tahun 2021. Mengutip dari laporan keuangan perseroan, Phapros sukses menghasilkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,15 miliar. Padahal sebelumnya di kuartal I-2020, Phapros sempat alami rugi bersih sebesar Rp 13,83 miliar.

Ke depannya Phapros akan berusaha memastikan ketersediaan produk-produknya di pasaran. Hal ini agar masyarakat dapat memperoleh suplemen serta obat-obatan untuk mengatasi COVID-19, mengingat lonjakan kasus yang terjadi dalam sebulan terakhir.

“Kami terus berupaya agar ketersediaannya dapat terjamin secara nasional melalui sistem yang kami miliki,” imbuh Zahmilia.

Selain berusaha konsisten menyediakan dan mengembangkan obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat, Phapros juga tetap fokus berupaya melakukan efisiensi guna menstabilkan keuangan perseroan. Di antaranya dengan cara membenahi operasional perseroan dan proses produksi.

“Sehingga cost dapat ditekan, serta produktivitas meningkat. Baik melalui upaya digitalisasi di beberapa proses bisnis serta operasional perusahaan,” tutup Zahmilia.

Alim Gunadi Previous post Setelah Datangnya Vaksin COVID-19 Sinopharm, Vaksinasi Gotong Royong Berlanjut
Bukit mas Surabaya Next post Sinar Mas Land Luncurkan Properti Baru di Balikpapan