21 July 2024

Obat Radang Sendi Diklaim WHO Bisa Efektif Atasi COVID-19

Read Time:1 Minute, 1 Second

WARTABUGAR – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  merekomendasikan penggunaan obat radang sendi Actemra dari Roche  dan Kevzara dari Sanofi  dengan kortikosteroid untuk pasien COVID-19. Hal ini dibuktikan, dapatmengurangi angka kematian terhadap 11.000 pasien.

Sebelumnya, obat tersebut mampu menghambat peradangan hingga mengurangi risiko kematian sebesar 21% dibandingkan persentase perawatan standar sebesar 25%.  Menurut analisis WHO, pasien mendapatkan obat radang sendi dengan kortikosteroid seperti deksametason dalam 28 hari.

Saat ini, tingkat risiko kematian meningkat menjadi 26% bagi mereka yang mendapatkan obat-obatan dan kortikosteroid. Sedangkan yang mendapatkan perawatan standar sebesar 33%.

“Kami telah memperbarui panduan perawatan perawatan klinis kami untuk memperlihatkan perkembangan terbaru ini,” kata WHO Health Emergencies official Janet Diaz dilansir dari Reuters, Rabu (07/07/2021).

Berdasarkan riset University of Bristol, University College London dan Guy’s and St Thomas’ NHS Foundation Trust yang diterbitkan Journal of American Medical Association, analisis mencakup 10.930 pasien, di antaranya 6.449 mendapat salah satu obat dan 4.481 mendapat perawatan standar atau plasebo.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga telah mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat Actemra untuk penanganan COVID-19. Namun, pengujian Actemra dan Kevzara untuk pasien COVID-19 terdapat trial and error. Beberapa kegagalan muncul ketika perusahaan mencoba obat-obatan pada kelompok pasien yang berbeda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post SIF Gelar Pendidikan Buat Guru TK Di Bandung
pesawat di bandara Next post Gegara COVID-19, Singapore Airlines Rugi US$ 3,4 Milyar