24 Juli 2021

Warta Bugar

Informasi Segar dan Sehat Sekitar Kita

Jangan Abaikan Peran Mikrobioma Pada usus Anda

Bakteri baik yang terkandung dalam beberapa jenis makanan seperti yogurt, acar, dan kombucha diklaim memiliki pasukan mikroba yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Para ahli bahkan optimis memanfaatkan mikroba ini sebagai terapi hidup untuk berbagai kondisi kesehatan, seperti kolitis ulserativa, multiple sclerosis, eksim, dan asma.

WARTABUGAR – Bakteri baik yang terkandung dalam beberapa jenis makanan seperti yogurt, acar, dan kombucha diklaim memiliki pasukan mikroba yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Para ahli bahkan optimis memanfaatkan mikroba ini sebagai terapi hidup untuk berbagai kondisi kesehatan, seperti kolitis ulserativa, multiple sclerosis, eksim, dan asma.

Usus, kulit, dan bagian tubuh yang lain menyimpan triliunan mikroba. Masing-masing mikroba ini, mulai dari bakteri, virus, jamur mikroskopis, dan lainnya membentuk mikrobioma manusia. Komposisi mikrobioma dalam tubuh dibentuk oleh pola makan dan lingkungan, yang nantinya mempengaruhi fisiologi manusia, mulai dari pencernaan hingga kesehatan otak hingga fungsi kekebalan tubuh.

Profesor Gastroenterologi dan Direktur UCSF Benioff Center for Microbiome Medicine, Susan Lynch, PhD, mengatakan bahwa mikrobioma itu memiliki sistem yang dinamis. Sistem tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan.

“Apa yang kami pikirkan adalah bagaimana kami dapat memanfaatkan mikroba dalam rekayasa sistem itu untuk meningkatkan kesehatan atau mencegah penyakit,” tutur Lynch dilansir dari situs University of California San Francisco UCSF.edu (29/6/2021).

Lynch telah mengembangkan intervensi mikroba hidup yang diberikan saat lahir untuk bayi berisiko tinggi asma, terdiri dari bakteri yang dapat memodulasi respon imun. Tujuannya untuk membentuk mikrobioma usus yang sedang berkembang, dengan menyediakan bakteri yang dapat melatih sistem kekebalan sejak dini dengan produk mikroba dan metabolitnya, yang pada akhirnya mempengaruhi fungsi mikrobioma dalam jangka panjang.

Profesor Mikrobiologi dan Imunologi, Peter Turnbaugh, PhD, menjelaskan mikrobioma usus terkait erat dengan pencernaan. Sebab, mereka menghasilkan senyawa yang memprogram sel-sel kekebalan dan menghasilkan nutrisi penting untuk pertumbuhan sel-sel yang melapisi usus.

“Fungsi dasar pencernaan dan kekebalan dalam usus kita bergantung pada kolonisasi oleh bakteri tertentu. Sel usus kita telah mengembangkan reseptor yang menunggu untuk merasakan bahan kimia yang diproduksi oleh mikrobioma usus,” papar Turnbaugh.

Selain metabolisme tubuh, mikrobioma juga berperan penting dalam meningkatkan kemanjuran obat. Beberapa jenis antibiotik diaktifkan oleh enzim yang diproduksi oleh mikrobiota usus. Ke depan, para ahli akan mengembangkan terapi mikrobioma untuk pengobatan presisi serta memperkuat sistem imun dari dalam tubuh.