WARTABUGAR – PT. Indofarma Tbk (INAF) tengah mengekspor produk andalannya ke beberapa negara, salah satunya Afghanistan. Emiten farmasi BUMN satu ini telah menjalin kerja sama dengan perusahaan distribusi farmasi asal Afghanistan, Hikmat Hanafi Ltd, selama lebih dari 20 tahun.

Produk obat-obatan yang diekspor INAF antara lain Indomag Syrup, Floxinaf, dan OBH Plus. Pada (11/6/2021) lalu, pabrik INAF di Cibitung secara resmi melepas 4 unit kontainer untuk diekspor ke Afghanistan.

Beberapa produk INAF yang dieskpor tersebut antara lain tablet Floxinaf 400 mg tablet sejumlah 9.300 kotak, OBH Plus Syrup ukuran 100 ml sebanyak 650.012 botol, dan Indomag ukuran 150ml sebanyak 48.850 botol.

Direktur Utama Indofarma, Arief Pramuhanto menuturkan, penjualan segmen produk obat INAF memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan penjualan salah satunya dipengaruhi pertumbuhan nilai penjualan dari segmen ekspor mencapai 27,11 persen. Pihaknya optimis bisa memenuhi target ekspor di tahun 2021 ini sebesar Rp 22 miliar, melampaui target tahun 2020 lalu sebesar Rp 18,33 miliar.

“Untuk target pasar ekspor pada 2021 ini yakni sebesar Rp 22 miliar. Sedangkan permintaan kebutuhan atau purchase order yang telah kami terima hingga hari ini sudah sekitar Rp 23 miliar, sehingga diharapkan target tahun ini akan tercapai,” jelas Arief Pramuhanto dalam keterangan resmi dilansir dari Bisnis.com (15/6/2021).

Selain Afghanistan, INAF saat ini tengah fokus mengekspor produksi obatnya ke beberapa negara lain seperti Kamboja, Vietnam, dan Singapura. Berikutnya, INAF akan melebarkan sayap ke pasar negara lain di antaranya Timor Leste, Azerbaijan, dan Nigeria.

Penghargaan internasional yang diterima Sinar Mas Land Previous post
Next post Vaksin Moderna Dicoret Dari Daftar Vaksin COVID-19 Gotong Royong