Cermati.com luncurkan pengajuan kartu kredit online lewat Bukalapak
Cermati.com luncurkan pengajuan kartu kredit online lewat Bukalapak

WARTABUGAR – Bukalapak bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menggelar peresmian rangkaian kegiatan pelatihan kewirausahaan berkelanjutan sepanjang tahun untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Acara yang juga sekaligus sebagai halal bihalal bagi para pekerja imigran ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif baik dari sisi keterampilan, pengetahuan, keuangan, serta mendukung perkembangan UMKM untuk berdagang secara online.

Dalam kesempatan yang sama, Bukalapak juga memperkenalkan salah satu layanannya BukaGlobal, yang sudah bekerjasama dengan berbagai negara, untuk memasarkan produk – produk UMKM kebanggaan Indonesia.

Dala rilisnya yang diterima WARTABUGAR (12/6/2021), terdapat lebih dari 130.000 pekerja migran Indonesia di Singapura saat ini yang memiliki banyak potensi dan perlu diberdayakan dengan bekal keterampilan berwirausaha untuk menyokong kehidupan mereka selama di perantauan hingga nanti ketika memutuskan beralih profesi saat kembali ke kampung halaman.

“Para pekerja migran Indonesia yang ada di Singapura merupakan orang-orang yang sangat tangguh. Walaupun dengan pendidikan rata-rata lulusan SMP, namun saat pergi ke Singapura mereka tumbuh menjadi sosok yang percaya diri. Ini lah kekuatan mereka. Cara untuk mengoptimalkan kekuatan mereka adalah dengan memberdayakan dan membuka wawasan mereka.

“Kerjasama antara KBRI Singapura dan Bukalapak dilakukan dengan tujuan untuk memaksimalkan potensinya dengan membukakan akses dalam bentuk pembekalan keterampilan, pengetahuan kewirausahaan, akses permodalan, pemasaran dan pengembangan usaha.” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo.

Sebagai perusahaan teknologi yang memiliki misi untuk memberikan kesempatan ekonomi yang sama bagi seluruh masyarakat Indonesia (a fair economy for all), Bukalapak terdorong untuk membantu memfasilitasi peningkatan keterampilan para pekerja migran ini.

Sementara itu, CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin menjelaskan bahwa Bukalapak membangun end-to-end process dari ekosistem dalam mendukung serta memastikan bahwa UMKM dapat berkembang dengan baik dan bisa diakses oleh semua orang.

“Salah satu langkah yang kami ambil adalah dengan memfasilitasi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri untuk dapat mendapatkan kelas-kelas yang dapat mendukung mereka dalam berwirausaha,” ujarnya.

Demi memaksimalkan dampak yang dirasakan para pekerja migran, rangkaian program ini akan berlangsung berkelanjutan sepanjang tahun dengan berbagai kegiatan yang mengangkat topik pembahasan diantaranya: Marketplace Strategy, Digital Marketing, Customer Satisfaction, dan Financial Management, dengan menggandeng para leaders di Bukalapak. Seluruh topik-topik ini diangkat untuk mengembangkan keterampilan serta mempertahankan usaha yang ingin mereka bangun.

Acara peresmian dan halal bihalal kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kurnia Rosyada, selaku VP of Marketplace Bukalapak tentang potensi ekonomi digital di Asia Tenggara dan dilanjutkan dengan penjabaran dari Baskara Aditama, AVP of Marketplace & Merchant Policy Bukalapak bersama dengan Hendry Pangaribuan, Cross Border E-commerce Officer yang menjelaskan mengenai produk UMKM Indonesia yang sudah go global termasuk di Singapura dibawah naungan BukaGlobal.

minyak ikan bisa tingkatkan kesuburan pria Previous post Selain Baik Untung Jantung Omega 3 Juga Bisa Cegah Kanker
Alim Gunadi Next post tiket.com Resmikan Sentra Vaksinasi Perdana Bagi Peserta 18+ di DKI Jakarta